Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Fajrin Hardinandar
Konsultan

Sejak 2015 menjadi konsultan show business event dan sejak 2021 bergabung dalam tim penyusun dokumen strategi promosi investasi Kabupaten Bima, manajer marketing pada BUMD Kota Bima dan pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Bima.

Harga Jagung Anjlok: Rombak Kelembagaan Rantai Pasok Pertanian

Kompas.com - 19/04/2024, 10:25 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Meskipun demikian, Badan Pangan Nasional telah menertipkan harga pangan melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2022, yang menetapkan harga acuan pembelian jagung pipilan kering dengan kadar air 15 persen minimal Rp 4.200, kadar air 20 persen Rp 3.970, kadar air 20 persen Rp 3.750, dan kadar air 30 persen minimal sebesar Rp 3.540.

Meskipun demikian, buruknya kelembagaan rantai pasok menyebabkan distorsi dalam implementasi regulasi tersebut.

Kelembagaan rantai pasok

Untuk mengatasi risiko anjloknya harga jagung di tingkat petani, terutama saat masa panen raya, terdapat solusi yang dapat diterapkan melalui efektivitas manajemen rantai pasok.

Rantai pasok awalnya melibatkan struktur aktor, yaitu 1) produsen (petani), 2) pengecer dan pengepul, 3) industri dan grosir, 4) konsumen akhir.

Rantai pasok dapat diubah menjadi 1) produsen (petani), 2) Institusi penugasan pemerintah (meliputi Bulog/BUMD/BUMDES/Koperasi Petani/Dinas terkait/atau UPT Pertanian, 3a) pengecer dan pengepul atau 3b) industri, 4) grosir dan ke konsumen akhir.

Desain kelembagaan rantai pasok memiliki dua fungsi utama. Pertama, desain ini memberikan kepastian bagi petani terkait penyerapan jagung mereka karena institusi penugasan pemerintah lebih berorientasi pada pelayanan publik daripada mencari keuntungan (non profit motive).

Untuk memastikan keakuratan peran mereka dalam desain kelembagaan semacam ini, institusi penugasan pemerintah perlu diperkuat melalui kelembagaan finansial dan penjaminan.

Penyertaan modal daerah, partisipasi lembaga perbankan, penguatan peran kelompok tani dan keikutsertaan dalam asuransi pertanian dan investasi daerah pada pembangunan sarana dan prasarana pergudangan dapat memperkuat target dari desain kelembagaan semacam ini.

Kedua, dengan menjadikan institusi penugasan pemerintah sebagai offtaker, pengepul dan pengecer tidak bertanggung jawab yang berpotensi memanipulasi harga jagung dapat diminimalkan.

Kehadiran institusi dengan motif pelayanan publik sebagai substitusi offtaker bagi pengepul akan membantu menstabilkan harga melalui intervensi tidak langsung dalam pasar.

Dengan menerapkan solusi ini, risiko anjloknya harga jagung dapat dikurangi, terutama sebagai solusi jangka panjang.

Perubahan dalam desain kelembagaan rantai pasok ini dapat membawa pemerataan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam industri jagung, serta memperkuat peran institusi pemerintah dalam mengawasi dan mengatur pasar komoditas jagung secara lebih efektif.

Tentu saja, membangun dan merancang sistem kelembagaan rantai pasok pertanian yang efektif dan berpihak kepada petani bukanlah tugas mudah.

Dibutuhkan kesatuan pandangan dan kolaborasi yang kuat antarinstitusi pemerintah, kajian akademis mendalam, perencanaan dan persiapan, komunikasi lintas sektoral, dan alokasi anggaran yang diprioritaskan.

Beberapa negara seperti Belanda, Australia, Brasil, dan Swedia memiliki sistem kelembagaan rantai pasok pertanian yang baik.

Tidak menutup kemungkinan jika negara kita mengupayakan perombakan sistem kelembagaan rantai pasok pertanian yang lebih efektif dan berpihak kepada petani.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Whats New
Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Whats New
Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Whats New
Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink, Kominfo: Mereka Minta Izin, Kami Tahan 3 Tahun

Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink, Kominfo: Mereka Minta Izin, Kami Tahan 3 Tahun

Whats New
Aplikasi Temu Jadi 'Ancaman' Baru, Pemerintah 'Pede' Antisipasi Pakai Permendag 31/2023

Aplikasi Temu Jadi "Ancaman" Baru, Pemerintah "Pede" Antisipasi Pakai Permendag 31/2023

Whats New
Bank DKI Bakal Perluas Layanan Digital untuk Dukung UMKM

Bank DKI Bakal Perluas Layanan Digital untuk Dukung UMKM

Whats New
Menko Airlangga Bertemu Dmitry Medvedev, Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral Kedua Negara

Menko Airlangga Bertemu Dmitry Medvedev, Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral Kedua Negara

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com