Salin Artikel

Menteri Perikanan Norwegia Klarifikasi Menteri Susi untuk Beberapa Isu

Pertemuan yang didampingi masing-masing pejabat terkait itu digelar dalam jamuan makan malam di Engebret Cafe yang terletak di pusat Kota Oslo. Engebret Cafe merupakan tempat makan bersejarah di Oslo karena didirikan sejak 1857.

Sandberg dan pendamping sebagai tuan rumah sudah menunggu sejak pukul 18.00. Menteri Susi dan pendamping baru tiba sekitar pukul 19.00 lantaran penundaan penerbangan dari Roma ke Oslo sekitar 25 menit.

Sejumlah isu hangat diklarifikasi dalam pertemuan itu.

Dalam pembicaraan yang hangat dan serius untuk beberapa pokok persoalan, Menteri Susi menjelaskan posisi Indonesia untuk beberapa hal seperti impor ikan salmon Indonesia dari Norwegia dan kaitannya dengan minyak kelapa sawit.

Sejumlah pertanyaan sekaligus klarifikasi disampaikan dalam diskusi sekitar satu jam tersebut. Selain jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, Menteri Susi didampingi Duta Besar Indonesia untuk Norwegia Todung Mulya Lubis.

Pertemuan yang dilakukan ini merupakan upaya untuk mendorong kepentingan Indonesia di sektor kelautan dan perikanan.

Belum selesai Menteri Susi berbicara tentang seluruh agenda, Sandberg dengan sambil tersenyum menyatakan akan hadir di Nusa Dua, Bali untuk Our Ocean Conference, 29-30 Oktober 2018.

Kesediaan Sandberg disambut tawa Menteri Susi yang kemudian menyodorkan undangan.

Our Ocean Conference (OOC) 2018 yang mengambil tema "Our Ocean, Our Legacy" merupakan konferensi ke-5 di mana Indonesai menjadi tuan rumah.

Kesanggupan Sandberg untuk datang di OOC 2018 merupakan kelanjutan dukungan Norwegia yang disampaikan dalam pertemuan sebelumnya pada 18 April 2018.

Tahun 2019, Norwegia akan jadi tuan rumah penyelenggara pertemuan ke-6 OOC 2019. 

Defisit

Terkait perdagangan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk kelautan dan perikanan Indonesia ke Norwegia tahun 2017 sebesar 50.719 dollar AS dengan komoditas ekspor terdiri dari ikan hias, invetrebrata air dan udang.

Sementera komoditas yang diimpor Indonesia dari Norwegia adalah salmon dan trout, makarel, kepiting, rajungan dan tepung ikan/palet dengan nilai 39.055.227 dollar AS. Defisit perdagangan Indonesia sekitar 39.000.000 dollar AS.

https://money.kompas.com/read/2018/06/07/072625526/menteri-perikanan-norwegia-klarifikasi-menteri-susi-untuk-beberapa-isu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.