Salin Artikel

Menkeu: Risiko Global Meningkat karena Perang Dagang dan Persaingan Geopolitik

"Hal ini menyebabkan peningkatan ketidakpastian global, melemahkan invetasi dan pertumbuhan ekonomi dunia," kata Sri Mulyani dalam akun Facebook miliknya dikutip Kompas.com, Selasa (11/6/2019).

Menku menjelaskan, proyeksi ekonomi dunia untuk 2019 telah dipangkas sebesar 0,3 persen menjadi hanya 2,6 persen dari sisi Worldbank atau 3,3 persen dari IMF.

Perang tarif akan melemahkan pertumbuhan hingga 0,5 persen pada 2020 dan menyebabkan volume perdagangan dunia merosot sebesar 455 miliar dollar AS, dengan pertumbuhan hanya mencapai 2,6 persen atau terlemah sejak krisis Keuangan global 2008.

"Dalam suasana risiko global yang meningkat, pertemuan G20 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dilakukan di Fukuoka Jepang. Diharapkan tensi global dapat menurun melalui pembahasan risiko kondisi ekonomi global dan pentingnya menjaga dan memperkuat kerja sama internasional. Meski perbedaan masih sangat tajam," tuturnya.

Dia menuturkan, G20 diawali dengan simposium tentang International Taxation, di mana Menkeu Indonesia bersama Menkeu Jepang, China, Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat menjadi pembicara utama.

Topiknya ialah digitalisasi ekonomi dan kemajuan teknologi informasi mengubah model bisnis dimana kehadiran secara fisik tidak penting.

Menurut Menkeu, kerja sama perpajakan internasional yang mengalami kemajuan pesat adalah pencegahan penghindaran pajak melalui “Base Erosion Profit Shifting” (BEPS) dan kerja sama pertukaran informasi “Automatic Exchange of Information” oleh 130 negara/jurisdiksi. Saat ini, lanjutnya, tidak ada tempat untuk menyembunyikan kewajiban pajak oleh siapapun.

"Menkeu Jepang Taro Aso dan OECD Angel Gurria mengutip pernyataan Benjamin Franklin (1789): “In this world nothing can be said to be certain, except death and taxes,”" sebutnya.

Dikatakannya, sesi pertama dalam simposium G20 itu mengenai Development Finance dan utang negara low income countries dengan rasio utang di atas 50 persen PDB dan defisit fiskal mencapai 3 persen PDB yang memerlukan koordinasi dan kerja sama para donor baik donor tradisional maupun donor baru.

"Indonesia harus tetap menjaga kehati-hatian dalam menghadapi ketidakpastian global, meski kondisi fiskal kita jauh lebih baik," ungkapnya.

"Universal Health Coverage yang sangat relevan dengan isu BPJS Kesehatan perlu keseimbangan mencakup kepesertaan yang disiplin dan luas (universal), manfaat yang rasional, tarif yang terjangkau, dan implikasi keuangan negara yang sustainable," pungkas Menkeu.

https://money.kompas.com/read/2019/06/12/082900426/menkeu--risiko-global-meningkat-karena-perang-dagang-dan-persaingan-geopolitik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.