Salin Artikel

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia Dipangkas, Apa Kata Sri Mulyani?

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Dunia dalam laporan pertengahan tahunnya merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun 2020 menjadi hanya 2,5 persen.

Pada pertengahan tahun lalu, lembaga internasional tersebut sempat melaporkan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 bakal tumbuh di kisaran 2,7 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hal tersebut terjadi lantaran ketidakpastian global masih terjadi dari tahun 2018 hingga tahun 2019.

Ditambah lagi, harapan membaiknya perekonomian global di awal tahun justru tak terjadi lantaran terjadi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Ini akibat serangan pesawat tak berawat milik Amerika Serikat ke Baghdad, yang menewaskan pimpinan militer Iran Qasem Soleimani.

"Ketidakpastian global masih akan bersistem. Jadi kita akna terus seimbang aja. Di sisi lain kita sudah melihat di 2018 dan 2019 dengan gejolak global, kita mampu menjaga ekonomi dalam negeri. Tapi Indonesia sebagai satu negara kita ingin memperbaiki performance-nya," ujar Sri Mulyani ketika ditemui di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis (9/1/2020).

"Global environment ini tadinya diharapkan 2020 lebih positif, dibuka dengan belum ada dua minggu, ada ancaman perang," jelas dia.

Sri Mulyani mengatakan, meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak akan melanjutkan eskalasi ketegangan hingga tahap perang dengan Iran.

Namun, dirinya sangsi dengan ucapan Trump jika melihat pola komunikasinya dalam satu tahun terakhir ketika menghadapi perang dagang dengan China. Sehingga menurutnya pemerintah akan terus bersikap hati-hati dan waspada.

"dengan pattern yang selama ini kita lihat, ketidakpastian akan muncul terus. Jadi kita harus waspada terhadap itu. Artinya warning 2020, riisko yang muncul di 2020 akan tetap dinamis," ujar dia.

Beberapa faktor lain yang menurut dia bakal memengaruhi gejolak perekonomian sepanjang 2020 di adalah siklus pemilu di Amerika Serikat, juga banyak negara yang memiliki ruang fiskal serta moneter yang terbatas.

"Jadi mereka belum bisa meningkatkan ekonomi secara lebih signifikanlah dan itu harus jadi perhatian kita. Kita tetep saja domestik harus fokus gunakan semua instrumen untuk menjaga (perekonomian)," ujar dia.

https://money.kompas.com/read/2020/01/10/075700626/proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-apa-kata-sri-mulyani-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kilang Pertamina Internasional Gandeng TPPI Tekan Impor Petrokimia

Kilang Pertamina Internasional Gandeng TPPI Tekan Impor Petrokimia

Whats New
Mengenal Won,  Mata Uang Korea Selatan Lebih Dekat

Mengenal Won, Mata Uang Korea Selatan Lebih Dekat

Spend Smart
Cara Bayar PDAM di ATM Bank Mega dan Aplikasi M-Smile

Cara Bayar PDAM di ATM Bank Mega dan Aplikasi M-Smile

Spend Smart
1.400 Karyawan Undurkan Diri, Bank KB Bukopin: Dapat Pesangon, Asuransi, hingga Pelatihan

1.400 Karyawan Undurkan Diri, Bank KB Bukopin: Dapat Pesangon, Asuransi, hingga Pelatihan

Whats New
Syarat dan Cara Pengajuan Kartu Kredit BCA Terbaru

Syarat dan Cara Pengajuan Kartu Kredit BCA Terbaru

Spend Smart
Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Begini Kejelasan Nasib Honorer yang Tak Dipakai Lagi Mulai 2023

Whats New
Apa Itu Virtual Account, Manfaat dan Cara Bayarnya dalam Transaksi Keuangan?

Apa Itu Virtual Account, Manfaat dan Cara Bayarnya dalam Transaksi Keuangan?

Spend Smart
Cara Top Up OVO lewat BNI Mobile, ATM, iBank Personal, dan Kartu Debit

Cara Top Up OVO lewat BNI Mobile, ATM, iBank Personal, dan Kartu Debit

Spend Smart
Tinjau Kesiapan Operasional Tol Trans Sumatera, Menteri PUPR Minta Jalan yang Rusak Tuntas April Tahun Ini

Tinjau Kesiapan Operasional Tol Trans Sumatera, Menteri PUPR Minta Jalan yang Rusak Tuntas April Tahun Ini

Whats New
Ingin Investasi Tanpa Riba? Sukuk Solusinya

Ingin Investasi Tanpa Riba? Sukuk Solusinya

Spend Smart
ASN Siap-siap Pindah ke IKN Nusantara, Jumlah yang Pindah hingga Rumah Dinasnya Masih Dibahas

ASN Siap-siap Pindah ke IKN Nusantara, Jumlah yang Pindah hingga Rumah Dinasnya Masih Dibahas

Whats New
Akhir Pekan Emas Antam Kembali Turun Rp 2.000, Ini Daftar Harganya

Akhir Pekan Emas Antam Kembali Turun Rp 2.000, Ini Daftar Harganya

Whats New
Cara Transfer ke Bank Lain Lewat BI Fast BSI dengan Biaya Rp 2.500

Cara Transfer ke Bank Lain Lewat BI Fast BSI dengan Biaya Rp 2.500

Spend Smart
Resolusi Awal Tahun, 10 Cara 'Financially Fit' dengan Atur Gaji Bulanan

Resolusi Awal Tahun, 10 Cara "Financially Fit" dengan Atur Gaji Bulanan

Work Smart
Jokowi Ralat Janjinya, Ongkos Ibu Kota Baru Kini Boleh Bebani APBN

Jokowi Ralat Janjinya, Ongkos Ibu Kota Baru Kini Boleh Bebani APBN

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.