Salin Artikel

3 Alasan Kenapa Harus Membangun Bisnis di Masa Resesi

Kamu perlu melihat sesuatu secara berbeda. Justru di masa resesi ini, ada peluang untukmu membangun bisnis. Bahkan hambatannya bisa lebih rendah ketimbang dalam kondisi normal.

Saat kebanyakan perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya, kamu bisa mengakses talenta-talenta mumpuni yang mungkin lowong atau tengah mencari kesempatan baru.

Selama krisis keuangan tahun 2008, perusahaan rintisan bernilai miliaran dolar seperti Uber, Airbnb, dan banyak lainnya justru didirikan. Sebagian perusahaan itu sebagai respons terhadap dinamika pasar yang berubah.

Sedangkan di masa normal, menurut Kauffman Foundation, antara tahun 1978 - 2012, jumlah perusahaan baru menurun hampir 44 persen.

Mengutip Entrepreneur, Selasa (6/10/2020), ini 3 hal yang bisa kamu dapatkan jika membangun bisnis di masa-masa menjelang resesi saat ini.

1. Akses luas ke SDM multitalenta

Selama periode booming, banyak teknisi, desainer produk, dan orang berbakat lainnya diperebutkan perusahaan. Perekrutan mereka bisa sangat menantang, tergantung dari benefit perusahaan yang mereka dapatkan.

Tidak hanya bakatnya yang langka di pasaran, tetapi SDM yang terbaik seringkali meminta bayaran yang super tinggi.

Sedangkan sekarang, banyak perusahaan mapan bahkan startup memberhentikan talentanya karena permintaan pasar yang menurun. Karena dinamikanya sangat kompleks, banyak perusahaan yang memotong gaji talentanya.

Kesempatan ini memberikanmu peluang untuk merekrut mereka. Bagi kamu seorang wirausaha pemula, kemampuan mereka sangat penting untuk pertumbuhan tahap awal perusahaan.

Kamu juga dapat mengandalkan skema kompensasi alternatif seperti saham untuk memikat calon karyawan. Sebab kompensasi tunai dan bonus menjadi lebih langka saat ini.

2. Saatnya negosiasi biaya tetap

Wirausahawan sering kali dihadapkan pada biaya awal yang tinggi sebelum bisnisnya menghasilkan pendapatan pertama.

Di masa pandemi, mungkin waktu yang tepat bagi kamu untuk menegoisasikan biaya tetap (fixed cost), misalnya biaya menyewa real estate.

Saat masa serba sulit ini, para pemilik properti biasanya lebih bersedia memberikan penawaran yang menarik untuk membangun membangun kesepakatan. Termasuk, tawaran untuk boleh merenovasi kantor atau persyaratan sewa yang lebih fleksibel.

Hal ini tentu mengurangi biaya para wirausahawan pemula untuk menjalankan bisnis. Hal ini juga membuat para wirausahawan menyebarkan sumber daya modal ke pos-pos yang lain, misalnya perekrutan pekerja dan produk/layanan berbiaya.


3. Dapat pelanggan lebih mudah

Tantangan mendasar untuk memulai dan mengembangkan bisnis baru adalah mendapatkan pelanggan dengan promosi yang mahal.

Di masa normal, kamu perlu kerja ekstra keras untuk membujuk konsumen mencoba kategori produk baru atau beralih antar merek. Banyak pengusaha sering gagal dalam proses ini, kendati dilengkapi dengan banyak modal.

Dalam kondisi saat ini, biaya akuisisi pelanggan dapat menurun drastis. Pertama, karena kebutuhan ekonomi dan perubahan rutinitas, konsumen mungkin lebih bersedia untuk mencoba produk dan layanan baru atau bahkan mengganti merek dari pilihan normal mereka.

Lebih penting lagi, ketika perilaku dan rutinitas baru mengemuka, konsumen dapat mengadopsi produk dan layanan yang berbeda. Ini memberikan banyak peluang baru untuk akuisisi konsumen.

https://money.kompas.com/read/2020/10/06/114000726/3-alasan-kenapa-harus-membangun-bisnis-di-masa-resesi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Rapat Menteri G20, Belitung Butuh Ratusan Mobil Mercy dan Alphard

Ada Rapat Menteri G20, Belitung Butuh Ratusan Mobil Mercy dan Alphard

Whats New
Penawaran SBN Ritel ORI021 Dibuka, Bisa Beli Mulai Rp 1 Juta di Sini

Penawaran SBN Ritel ORI021 Dibuka, Bisa Beli Mulai Rp 1 Juta di Sini

Earn Smart
 IHSG Masih Akan Merah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Akan Merah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Hari Ini ASLC Melantai di BEI, Simak Prospektus Singkatnya

Hari Ini ASLC Melantai di BEI, Simak Prospektus Singkatnya

Whats New
Isu TMII Terbengkalai, Sandiaga Uno: Sedang Ditata Ulang

Isu TMII Terbengkalai, Sandiaga Uno: Sedang Ditata Ulang

Whats New
Cara Cek Tiket Vaksin Booster di Aplikasi dan Laman PeduliLindungi

Cara Cek Tiket Vaksin Booster di Aplikasi dan Laman PeduliLindungi

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Ungkap Jakarta Berpotensi PPKM Level 3 | Golongan Tarif Listrik yang Bakal Lebih Mahal

[POPULER MONEY] Luhut Ungkap Jakarta Berpotensi PPKM Level 3 | Golongan Tarif Listrik yang Bakal Lebih Mahal

Whats New
Mengapa Kasus Omicron Meningkat? Ini Kata Sri Mulyani

Mengapa Kasus Omicron Meningkat? Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.