Salin Artikel

PPnBM 0 Persen, Ekonom: Prioritas Belanja Masyarakat Bukan Beli Mobil Baru

Relaksasi pajak bagi mobil baru itu sebagai upaya pemerintah untuk mendongkrak kinerja industri manufaktur, khususnya otomotif, yang lesu akibat pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, kebijakan tersebut bertentangan dengan mobilitas penduduk yang saat ini terbatas. Terlebih, pemerintah sendiri yang menggaungkan pengurangan aktivitas di luar rumah.

"Ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian. Apakah bisa insentif PPnBM akan langsung naikkan penjualan mobil? Saat ini masalah mobilitas penduduk yang masih rendah, membuat prioritas belanja masyarakat bukan beli mobil baru," ujar Bhima kepada Kompas.com, dikutip Minggu (14/2/2021).

Menurut dia, saat ini prioritas belanja masyarakat bukanlah barang mewah, tetapi pada kebutuhan sehari-hari berupa makanan, minuman, bahkan kesehatan. Hal itu seiring dengan target Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang ingin penyebaran virus corona terkendali pada September 2021.

"Sedangkan kendaraan bermotor saat ini bukan prioritas utama, masih dianggap kebutuhan tersier, bahkan di kelas menengah," lanjutnya.

Di sisi lain, persoalan relaksasi pajak ini juga akan mengakibatkan turunnya penerimaan negara dari kendaraan bermotor. Padahal, rasio pajak terus mengalami penurunan dan negara pun sedang menghadapi pelebaran defisit anggaran.

Bhima menekankan, bagaimana pun penerimaan pajak dari kendaraan bermotor sangat penting untuk menambal pendapatan negara di tengah tekanan pandemi Covid-19.

"Kalau penerimaan pajak turun maka defisit melebar konsekuensi ke potong anggaran yang esensial atau cari pinjaman utang baru," pungkasnya.

Untuk diketahui, rencannya pemerintah merelaksasi PPnBM secara bertahap selama 9 bulan, yang tiap tahap berlangsung dalam 3 bulan. Terdiri dari tahap pertama dengan PPnBM 0 persen, tahap kedua PPnBM 50 persen, dan tahap ketiga PPnBM 25 persen.

Relaksasi PPnBM ini diperuntukkan bagi mobil pada segmen kendaraan dengan cc < 1500 yaitu untuk kategori sedan dan 4x2. Insentif tersebut pun ditargetkan akan mulai diberlakukan pada 1 Maret 2021.

https://money.kompas.com/read/2021/02/14/141400926/ppnbm-0-persen-ekonom--prioritas-belanja-masyarakat-bukan-beli-mobil-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenhub Siapkan Transportasi Cerdas dan Terintegrasi di IKN

Kemenhub Siapkan Transportasi Cerdas dan Terintegrasi di IKN

Whats New
Diminta IMF Sudahi 'Burden Sharing', BI Janji Berakhir Tahun Ini

Diminta IMF Sudahi "Burden Sharing", BI Janji Berakhir Tahun Ini

Whats New
Konsumen: Pengertian, Prinsip Ekonomi, Hak dan Kewajibannya

Konsumen: Pengertian, Prinsip Ekonomi, Hak dan Kewajibannya

Earn Smart
Bakal Melantai di BEI Hari Ini, BAUT Tertapkan Harga IPO Rp 100 Per Saham

Bakal Melantai di BEI Hari Ini, BAUT Tertapkan Harga IPO Rp 100 Per Saham

Whats New
Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Whats New
Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.