Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

KOMPAS.com - Mata uang Laos adalah kip, yang disingkat sebagai LAK dengan kode ? dan ?N.

Nilai satu Kip dibagi menjadi 100 att atau sen. Mata uang negara Laos ini dikeluarkan oleh Bank Nasional Laos.

Meskipun Kip adalah mata uang Laos satu-satunya yang resmi, dalam praktiknya, mata uang asing seperti dollar Amerika Serikat (USD) juga sering digunakan dalam transaksi, terutama di sektor pariwisata dan perdagangan internasional.

Mata uang negara Laos ini bisa dibilang cukup lemah. Bahkan termasuk dalam deretan mata uang yang nilai tukarnya paling lemah di dunia.

Nah untuk kurs nilai tukarnya, 1 kip Laos sendiri nilainya setara dengan Rp 0,76.

Mengenal mata uang Laos

Mengutip laman Investopedia, mata uang Laos kip menggantikan piastre Indochina pada tahun 1945, empat tahun sebelum Laos secara resmi memperoleh kemerdekaan dari Perancis. Versi ini disebut Free Lao kip. Ini menjadi mata uang resmi pada tahun 1952.

Bank of the Lao P.D.R., bank sentral negara tersebut, bertanggung jawab atas kebijakan ekonomi dan moneter negara tersebut, serta menjaga nilai dan pasokan mata uang kip. Uang kertas awalnya dicetak di Perancis, namun produksinya dipindahkan ke China pada akhir tahun 1970an.

Untuk uang kertas, pecahan mata uang Laos adalah 1, 5, 10, 20, 50, 100, 500, 1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, dan 100.000 kip.

Seperti disebutkan di atas, satu mata uang kip dipecah menjadi 100 att. Koin ini dicetak pada tahun 10, 20, dan 50 tetapi inflasi yang tinggi membuat pecahan uang kertas di bawah 1.000 kip dan koin menjadi tidak berharga.

Kip mengambang bebas terhadap mata uang lain dan tidak dipatok pada mata uang lain.

Meskipun negara ini menjalankan perekonomian tunai, wisatawan atau warga negara asing dapat menggunakan kartu kredit di kota-kota besar, seperti hotel dan restoran.

Warga negara asing di Laos juga dapat menggunakan dollar AS yang biasa digunakan dalam transaksi tunai. 1 dollar AS sendiri setara dengan ?15.080.

Perekonomian Laos

Laos terletak di Asia Tenggara dan berbatasan dengan Cina, Vietnam, Kamboja, Thailand, dan Myanmar.

Negara ini dijajah oleh Perancis pada tahun 1893 tetapi memperoleh kemerdekaan sebagai monarki pada tahun 1954.

Bahasa resmi negara ini adalah Laos. Namun, negara ini adalah rumah bagi banyak orang yang berbicara bahasa Prancis, Inggris, dan Vietnam.

Laos mulai mengembangkan perekonomiannya dengan membuka negaranya terhadap pariwisata setelah jatuhnya Uni Soviet yang mengantarkan pada reformasi ekonomi.

Industri ini sangat penting bagi pemerintah karena membantu mengurangi utang publik dan mengurangi ketergantungan pada bantuan asing.

Faktanya, industri perjalanan dan pariwisata menyumbang lebih dari 10 persen produk domestik bruto (PDB) negara tersebut pada tahun 2019.

Jumlah tersebut turun menjadi 5,3 persen karena pandemi Covid-19 pada tahun 2020 dan mengalami sedikit peningkatan pada tahun 2021 menjadi 6,1 persen.

Mitra dagang utama negara ini adalah China, Thailand, Vietnam, India, dan Jepang. Ekspor terbesarnya meliputi tembaga dan katoda tembaga, pisang, magnet perekam video, dan minuman non-alkohol.

Negara ini mempunyai sumber daya alam yang berlimpah, seperti mineral, minyak, dan gas, serta air, yang memungkinkannya mengekspor pembangkit listrik tenaga air.

Seperti disebutkan di atas, negara ini sebagian besar menjalankan ekonomi tunai. Namun, mereka yang tinggal di daerah pedesaan cenderung hidup tanpa uang tunai dan beroperasi dengan sistem barter.

PDB Laos adalah 18,83 miliar dollar AS pada tahun 2021. Perekonomian negara tersebut tumbuh sebesar 2,5 persen pada tahun 2021 sementara inflasi mencapai 3,8 persen. Jadi sudah paham kan nama mata uang Laos?

https://money.kompas.com/read/2024/04/13/184132426/mengenal-mata-uang-laos-dan-nilai-tukarnya-ke-rupiah

Terkini Lainnya

BEI Ungkap Alasan Asing Ramai-ramai Cabut dari Indonesia

BEI Ungkap Alasan Asing Ramai-ramai Cabut dari Indonesia

Whats New
Sari Murni Group Hadirkan Momogi dan Criscito dalam Kemasan Besar di Jakarta Fair 2024

Sari Murni Group Hadirkan Momogi dan Criscito dalam Kemasan Besar di Jakarta Fair 2024

Rilis
Kementan Targetkan Cetak 2 Juta Hektar Lahan Padi Per Tahun

Kementan Targetkan Cetak 2 Juta Hektar Lahan Padi Per Tahun

Whats New
Ini 5 Aturan Dasar Berinvestasi, Investor Baru Wajib Mengerti

Ini 5 Aturan Dasar Berinvestasi, Investor Baru Wajib Mengerti

Work Smart
OJK Belum Terima Permohonan Resmi Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat

OJK Belum Terima Permohonan Resmi Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat

Whats New
Bank Dunia: Indonesia Punya Banyak Perusahaan Kecil tetapi Kurang Produktif...

Bank Dunia: Indonesia Punya Banyak Perusahaan Kecil tetapi Kurang Produktif...

Whats New
Citi Indonesia Tunjuk Sujanto Su jadi Chief Financial Officer

Citi Indonesia Tunjuk Sujanto Su jadi Chief Financial Officer

Whats New
BEI Bakal Berlakukan 'Short Selling' pada Oktober 2024

BEI Bakal Berlakukan "Short Selling" pada Oktober 2024

Whats New
Rekrut CPNS, Kemenko Perekonomian Minta Tambahan Anggaran Rp 155,7 Miliar

Rekrut CPNS, Kemenko Perekonomian Minta Tambahan Anggaran Rp 155,7 Miliar

Whats New
Usai Direktur IT, Kini Direktur Bisnis UKM Mundur, KB Bank Buka Suara

Usai Direktur IT, Kini Direktur Bisnis UKM Mundur, KB Bank Buka Suara

Whats New
Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, OJK Gelar Sharia Financial Olympiad

Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, OJK Gelar Sharia Financial Olympiad

Whats New
Tiga Pesan Bank Dunia untuk RI, dari Makroekonomi hingga Reformasi Swasta

Tiga Pesan Bank Dunia untuk RI, dari Makroekonomi hingga Reformasi Swasta

Whats New
Kisah Anita Dona, 'Nekat' Dirikan Dolas Songket Bermodal Rp 10 Juta, Kini Jadi Destinasi Wisata Sawahlunto

Kisah Anita Dona, "Nekat" Dirikan Dolas Songket Bermodal Rp 10 Juta, Kini Jadi Destinasi Wisata Sawahlunto

Smartpreneur
Perekonomian Indonesia Disebut Terjaga dengan Baik dan Bisa Hadapi Risiko Ketidakpastian Global

Perekonomian Indonesia Disebut Terjaga dengan Baik dan Bisa Hadapi Risiko Ketidakpastian Global

Whats New
IHSG Naik Tipis, Rupiah Ngegas ke Level Rp 16.394

IHSG Naik Tipis, Rupiah Ngegas ke Level Rp 16.394

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke