Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Carrefour Diduga Rugikan Pemasok

Kompas.com - 02/04/2009, 17:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Carrefour Indonesia diduga merugikan pemasok barang karena tingginya biaya yang harus ditanggung pemasok di pasar hulu (up streem), terutama pasca-akuisisi PT Alfa Retailindo oleh Carrefour.

Direktur Komunikasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Akhmad Junaidi mencontohkan, untuk biaya trading term kosmetika meningkat sebesar 8,5 persen menjadi 11 persen di luar listing fee pada pasca-akuisisi. Budget promosi yang ditanggung pemasok meningkat tajam dari 8,5 persen menjadi 11 persen, diskon promosi juga naik dari sebelumnya 3,5 persen manjadi 6 persen. Dan rabat (ribate) juga meningkat dari 2,5 persen menjadi 7,75 persen.

"Nantinya, yang dirugikan juga larinya ke konsumen. Pasalnya, karena biaya yang harus ditanggung pemasok tinggi maka pemasok juga akan mengeluarkan harga yang lebih tinggi," kata Junaidi, di sela jumpa pers, di gedung KPPU, Jakarta, Kamis (2/4).

Carrefour dijerat dua pasal, yakni Pasal 17 UU No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Monopoli dan Pasal 25 UU No 5 Tahun 1999 tentang Posisi Dominan. "Diduga, penguasaan pangsa pasar Carrefour lebih dari 50 persen," ujarnya.

Menurutnya, penguasaan pasar hulu (up streem) Carrefour naik dari 44,74 persen menjadi 66,73 persen setelah akusisi dan pasar hilir (down streem) juga naik dari 37,98 persen menjadi 48,38 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pencabutan Status 17 Bandara Internasional Tak Berdampak ke Industri Penerbangan

Pencabutan Status 17 Bandara Internasional Tak Berdampak ke Industri Penerbangan

Whats New
Emiten Sawit Milik TP Rachmat (TAPG) Bakal Tebar Dividen Rp 1,8 Triliun

Emiten Sawit Milik TP Rachmat (TAPG) Bakal Tebar Dividen Rp 1,8 Triliun

Whats New
Adu Kinerja Keuangan Bank BUMN per Kuartal I 2024

Adu Kinerja Keuangan Bank BUMN per Kuartal I 2024

Whats New
Setelah Investasi di Indonesia, Microsoft Umumkan Bakal Buka Pusat Data Baru di Thailand

Setelah Investasi di Indonesia, Microsoft Umumkan Bakal Buka Pusat Data Baru di Thailand

Whats New
Emiten Persewaan Forklift SMIL Raup Penjualan Rp 97,5 Miliar pada Kuartal I 2024

Emiten Persewaan Forklift SMIL Raup Penjualan Rp 97,5 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
BNI Danai Akusisi PLTB Sidrap Senilai Rp 1,76 Triliun

BNI Danai Akusisi PLTB Sidrap Senilai Rp 1,76 Triliun

Whats New
Soroti Kinerja Sektor Furnitur, Menperin: Masih di Bawah Target

Soroti Kinerja Sektor Furnitur, Menperin: Masih di Bawah Target

Whats New
Harga Jagung Turun di Sumbawa, Presiden Jokowi: Hilirisasi Jadi Kunci Stabilkan Harga

Harga Jagung Turun di Sumbawa, Presiden Jokowi: Hilirisasi Jadi Kunci Stabilkan Harga

Whats New
IHSG Ditutup Merosot 1,61 Persen, Rupiah Perkasa

IHSG Ditutup Merosot 1,61 Persen, Rupiah Perkasa

Whats New
Emiten TPIA Milik Prajogo Pangestu Rugi Rp 539 Miliar pada Kuartal I 2024, Ini Sebabnya

Emiten TPIA Milik Prajogo Pangestu Rugi Rp 539 Miliar pada Kuartal I 2024, Ini Sebabnya

Whats New
BI Beberkan 3 Faktor Keberhasilan Indonesia Mengelola Sukuk

BI Beberkan 3 Faktor Keberhasilan Indonesia Mengelola Sukuk

Whats New
Pertemuan Tingkat Menteri OECD Dimulai, Menko Airlangga Bertemu Sekjen Cormann

Pertemuan Tingkat Menteri OECD Dimulai, Menko Airlangga Bertemu Sekjen Cormann

Whats New
Induk Usaha Blibli Cetak Pendapatan Bersih Rp 3,9 Triliun pada Kuartal I 2024

Induk Usaha Blibli Cetak Pendapatan Bersih Rp 3,9 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Kembali ke Aturan Semula, Barang Bawaan dari Luar Negeri Tak Lagi Dibatasi

Kembali ke Aturan Semula, Barang Bawaan dari Luar Negeri Tak Lagi Dibatasi

Whats New
Cek Tagihan Listrik secara Online, Ini Caranya

Cek Tagihan Listrik secara Online, Ini Caranya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com