Uang Rp 100.000 Paling Banyak Dipalsukan

Kompas.com - 17/05/2011, 11:29 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah uang kertas palsu terus meningkat. Pada Maret lalu, Bank Indonesia menemukan uang pecahan Rp 100.000 yang paling banyak dipalsukan.

Berdasarkan data Bank Indonesia, rasio uang pecahan Rp 100.000 yang dipalsukan dalam Rp 1 juta sebanyak 58,5 persen. Padahal, bulan sebelumnya hanya sebesar 39,6 persen. Sementara rasio untuk uang pecahan Rp 50.000 yang dipalsukan dalam Rp 1 juta sebanyak 33,2 persen. Rasio ini masih lebih baik dari bulan sebelumnya sebesar 46,9 persen.

Ditinjau dari tempat, Surabaya merupakan wilayah yang paling banyak terdapat uang palsu. Jumlahnya mencapai 54,7 persen pada Maret lalu. Sementara di Jakarta hanya 21,8 persen.

Bank Indonesia mencatat, jumlah uang beredar di masyakarat sampai akhir April lalu sebanyak Rp 299,92 triliun. Rinciannya, uang kertas sebanyak Rp 296,31 triliun, sedangkan sisanya uang logam.

Peredaran uang tersebut terdiri dari pecahan Rp 100.000 sebanyak Rp 160,93 triliun, lalu pecahan Rp 50.000 sebanyak Rp 106,94 triliun. (Nina Dwiantik/Kontan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.