Hatta: Dollar Harus di Bawah Rp 9.000

Kompas.com - 23/09/2011, 15:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk mengetahui perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terpuruk dalam seminggu terakhir ini. Hatta dan BI bersepakat untuk membawa nilai tukar rupiah ke level di bawah Rp 9.000 karena memang didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat.

"Sebab, intervensi berapapun tanpa disertai oleh fundamental ekonomi yang kuat, maka seberapa besar digelontorkan hasilnya tidak akan memuaskan," ujar Hatta di Jakarta, Jumat (23/9/2011).

Menurut Hatta, penguatan pasar modal juga dilakukan, termasuk pada pasar surat berharga negara. BUMN juga dikerahkan untuk memborong SBN agar harganya stabil.

"BI juga menantang saya, berapapun yang mau jual SBN akan BI beli. Namun, yang terjadi, kan, tidak banyak yang mau melepasnya," ujarnya.

Hatta mengatakan, kepanikan sempat terjadi di pasar modal asing ketika Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, melakukan Operation Twist, yakni menjual surat berharga mereka yang jangka pendek senilai 400 miliar dollar AS dan pada saat yang sama mereka akan menerbitkan surat berharga jangka panjang.

"Langkah Amerika ini dinilai tidak cukup menenangkan karena tidak ada pasokan dana ke sektor riil," ujarnya.



EditorMarcus Suprihadi

Close Ads X