Kompas.com - 25/05/2012, 19:35 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan Promosi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI), Edib Muslim, mengatakan penyatuan zona waktu di Indonesia bukan hal yang baru.

Bahkan saat ini, kata dia, sebagian masyarakat sudah terbiasa hidup dengan zona waktu GMT+9 atau setara dengan waktu Indonesia timur (WIT).

"Indonesia bukan hal yang baru. Kakek kita mengalami satu zona waktu, mana (ada) kita protes sama Jepang. Tahun 1942-1945 kita ngikutin GMT+9," sebut Edib, di Jakarta, Jumat (25/5/2012).

Ia menjelaskan secara historis Indonesia sudah mengalami penyatuan zona waktu. Itu terjadi pada zaman penjajahan Jepang yakni sekitar tahun 1942-1945.

Pada masa sekarang pun, kata Edib, sebagian masyarakat sudah hidup dengan patokan waktu WIT itu.

Ia lantas mencontohkan masyarakat yang beraktivitas di Stasiun Bogor, Jawa Barat. Masyarakat di stasiun tersebut sudah mulai melakukan aktivitas sejak pagi buta.

"Banyak masyarakat kita yang hidup sudah GMT+9. Kalau kita ke Stasiun Bogor jam 04.30, ketemu saudara-saudara kita hidup jam 04.00 pagi. Itu GMT+9," sambung dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, bila ada sejumlah pihak yang keberatan saat ini mungkin karena belum paham betul seperti apa manfaat penyatuan zona waktu. Menurut Edib, hampir tidak ada kerugian dari rencana pemerintah ini.

Lantas, karena memperhitungkan masa sosialisasi yang diminta Bank Indonesia selama 90 hari, KP3EI pun melakukan simulasi bahwa penyatuan zona waktu paling cepat bisa dilakukan pada tanggal 28 Oktober 2012 mendatang.

Hal ini mundur dari jadwal sebelumnya tanggal 17 Agustus 2012 dengan alasan bertepatan dengan Lebaran.

"Kalau misalnya BI minta 90 hari sosialisasi, kita hitung itu paling cepat tanggal itu," pungkas Edib.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Rokok dan Mandeknya Reformasi Fiskal

    Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Rokok dan Mandeknya Reformasi Fiskal

    Whats New
    Sri Mulyani Minta Pendidikan Syariah Ciptakan SDM Sesuai Kualifikasi Industri

    Sri Mulyani Minta Pendidikan Syariah Ciptakan SDM Sesuai Kualifikasi Industri

    Whats New
    IHSG Turun 1,02 Persen di Perdagangan Sesi I, Asing Lepas PTBA, BBRI, dan BBCA

    IHSG Turun 1,02 Persen di Perdagangan Sesi I, Asing Lepas PTBA, BBRI, dan BBCA

    Whats New
    Jadi Bank Syariah Besar, BSI Diprediksi Bakal Jadi Penopang Industri Halal Nasional

    Jadi Bank Syariah Besar, BSI Diprediksi Bakal Jadi Penopang Industri Halal Nasional

    Rilis
    TOWR Terbitkan Surat Utang Senilai Rp 5,6 Triliun Dalam Jangka Waktu 5,5 Tahun

    TOWR Terbitkan Surat Utang Senilai Rp 5,6 Triliun Dalam Jangka Waktu 5,5 Tahun

    Whats New
    Garuda Indonesia Hadirkan Promo Tes PCR Seharga Rp 260.000

    Garuda Indonesia Hadirkan Promo Tes PCR Seharga Rp 260.000

    Spend Smart
    Laba Bersih BTPN Syariah Melesat 116 Persen Jadi Rp 1,1 Triliun

    Laba Bersih BTPN Syariah Melesat 116 Persen Jadi Rp 1,1 Triliun

    Whats New
    El Salvador Tambahkan 25 Juta Dollar AS Bitcoin ke Kas Negara

    El Salvador Tambahkan 25 Juta Dollar AS Bitcoin ke Kas Negara

    Whats New
    Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

    Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

    Whats New
    Karyawan Tuding Dirut Liburan Pakai Fasilitas Kantor,  Manajemen Garuda: Seluruh Biaya Ditanggung Pribadi

    Karyawan Tuding Dirut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Manajemen Garuda: Seluruh Biaya Ditanggung Pribadi

    Whats New
    Sri Mulyani: 90 Persen SDM Industri Keuangan Syariah Lulusan Ekonomi Konvensional

    Sri Mulyani: 90 Persen SDM Industri Keuangan Syariah Lulusan Ekonomi Konvensional

    Whats New
    Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

    Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

    Whats New
    Pertamina International Shipping Targetkan Pendapatan 4 Miliar Dollar AS di 2027

    Pertamina International Shipping Targetkan Pendapatan 4 Miliar Dollar AS di 2027

    Rilis
    Mengawali Pagi, IHSG dan Rupiah Kompak Melaju di Zona Merah

    Mengawali Pagi, IHSG dan Rupiah Kompak Melaju di Zona Merah

    Whats New
    Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

    Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.