XL Akuisisi Axis, Terlalu Dini Bicara Monopoli Telekomunikasi

Kompas.com - 25/06/2013, 09:35 WIB
Aditya Panji/KompasTekno
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana akuisisi Axis oleh XL terus menjadi wacana publik. Bila rencana ini menjadi kenyataan, XL akan menjadi operator telekomunikasidengan pelanggan terbesar kedua dan penguasaan spektrum yang bertambah besar.

Saat ini XL menguasai tiga kanal frekuensi yaitu 900 MHz, 2100 MHz, dan 1800 MHz. Sementara Axis memiliki dua kanal frekuensi di 900 MHz dan 1800 MHz.

Founder And Executive Director ICT Institute Heru Sutadi mengatakan, rencana akuisisi XL terhadap Axis cukup positif untuk mempercepat konsolidasi industri telekomunikasi Indonesia. Meskipun frekuensi XL bertambah, Heru menilai hal tersebut tidak akan menciptakan monopoli di industri.

"Terlalu dini membicarakan soal monopoli di industri telekomunikasi. Konsolidasi ini sudah menjadi kebutuhan industri dan harus terjadi agar industri lebih efisien dan diprediksi hanya 4 sampai 5 operator saja," kata Heru kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/6/2013).

Menurut Heru, bila akuisisi Axis oleh XL benar-benar terjadi, peta bisnis telekomunikasi di Indonesia tidak akan berubah. Telkomsel akan tetap menjadi operator dengan pelanggan terbesar yang mencapai 125 juta pelanggan dan XL akan memiliki sekitar 66 juta pelanggan.

Proses konsolidasi di Indonesia sesungguhnya sudah mulai berjalan dengan merger yang dilakukan oleh Smart Telecom terhadap Mobile 8 atau Fren. Meski demikian, jumlah operator di Indonesia masih terlalu banyak dibandingkan sejumlah negara di dunia. Di China misalnya, jumlah operator hanya 3, Amerika Serikat 3 operator dan Australia juga 3 perusahaan.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan, proses konsolidasi di sektor telekomunikasi akan menguntungkan konsumen. Sebab, kualitas pelayanan dan kapasitas jaringan akan semakin membaik.

Agus juga melihat rencana akuisisi Axis oleh XL tidak akan menciptakan monopoli di pasar telekomunikasi Indonesia. Pasalnya, bila kedua perusahaan tersebut bersinergi, penguasaan pasarnya masih dibawah 50 persen.

"Seandainya XL mengakuisisi Axis, hal itu tidak akan menciptakan monopoli. Jumlah pelanggan dari kedua perusahaan masih jauh dibawah Telkomsel. Harusnya publik bisa mendapatkan banyak manfaat bila XL dan Axis dapat bersinergi," ujarnya. (Hasanudin Aco)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X