Garuda Keberatan jika Penerbangan dari Cengkareng Dikurangi

Kompas.com - 20/11/2013, 19:36 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Garuda Indonesia Airlines (Persero) Tbk (Garuda) mengaku keberatan jika jumlah penerbangannya dari Bandara Soekarno-Hatta dikurangi dan dialihkan ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Senior Manajer Komunikasi Eksternal Garuda Ikhsan Rosan mengatakan, penerapan frekuensi penerbangan dirancang karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pihak Garuda menilai jika permintaan terus meningkat, maka secara otomatis frekuensi penerbangan akan terus ditambah.

"Jika pengurangan frekuensi penerbangan, maka itu nantinya akan berdampak pada ekonomi Indonesia karena frekuensi penerbangan terus bertambah diikuti dengan adanya permintaan yang bertambah," ungkap Iksan, Rabu (20/11/2013).

Iksan mengungkapkan, frekuensi penerbangan akan berpengaruh pada ketersediaan kursi pesawat yang terbatas dan mobilitas masyarakat. Jadi, ketika pelanggan Garuda meminta tambahan penerbangan tetapi barangnya tidak ada, maka Garuda akan meningkatkan tarifnya sehingga akan semakin mahal.

"Di satu sisi penerbangan itu mendukung orang untuk melakukan bisnis dan mobilitas," ungkap Ikhsan.

Sebelumnya diberitakan, semua maskapai penerbangan yang memiliki slot di Bandara Soekarno-Hatta akan dikurangi. Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan, 80 penerbangan yang ada di Bandara Soekarno-Hatta akan dilimpahkan ke Bandara Halim Perdanakusuma. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.