Kompas.com - 10/02/2014, 11:45 WIB
Paparan kinerja PT Bank Tabungan Negara (BBTN). KOMPAS.com/SAKINA SETIAWANPaparan kinerja PT Bank Tabungan Negara (BBTN).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Laba bersih PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) tahun 2013 tercatat Rp 1,56 triliun. Direktur Utama BTN Maryono menyebutkan, angka ini tumbuh 14,53 persen dibandingkan tahun 2012 yang mencapai Rp 1,36 triliun.

"Sementara untuk NPL turun pada angka 3,04 persen. Kami serius untuk memperbaiki kualitas kredit BTN. Kami tidak saja ingin mengejar pertumbuhan bisnis yang tinggi harus diikuti oleh perbaikan kualitas kredit," kata Maryono di kantornya, Senin (8/2/2014).

Dalam paparan kinerja per 31 Desember 2013 secara audit,  pendapatan laba ditopang pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII)  Rp 5,63 triliun. Angka ini tumbuh 19,27 persen dibandingkan NII 2012 yang mencapai Rp 4,72 triliun.

BTN, kata Maryono, berhasil memperoleh keuntungan dari pendapatan operasional sebesar Rp 2,13 triliun.

Sementara dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), perseroan mencatat peningkatan 19,24 persen menjadi Rp 96,21 triliun tahun 2013. Tahun 2012, DPK perseroan hanya mencapai Rp 80,68 triliun.

Adapun aset BTN  tahun 2013 mencatat pertumbuhan 17,38 persen sebesar Rp131,7 triliun dibandingkan tahun 2012 yang mencapai Rp 111,7 triliun.

"Per 31 Desember 2013 CAR 15,62 persen. NIM sebesar 5,44 persen, NPL net 3,04 persen dan gross 4,05 persen. Secara umum rasio keuangan Bank BTN tumbuh lebih baik pada tahun 2013. Kami optimis rasio keuangan ini akan dapat ditingkatkan tahun 2014," ujar Maryono.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Rilis
BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

Whats New
Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Whats New
CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

Whats New
BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

Whats New
Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

Rilis
Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Whats New
Terus Tumbuh, Uang Beredar Hampir Tembus Rp 7.000 Triliun

Terus Tumbuh, Uang Beredar Hampir Tembus Rp 7.000 Triliun

Whats New
Peserta Tapera Bakal Diperluas hingga Pegawai Swasta

Peserta Tapera Bakal Diperluas hingga Pegawai Swasta

Whats New
Teten Masduki: Izin Edar Produk Pangan Didominasi Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Teten Masduki: Izin Edar Produk Pangan Didominasi Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Whats New
Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace, Kemendag Perketat Pengawasan

Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace, Kemendag Perketat Pengawasan

Rilis
BPKP Temukan 40 Persen Belanja Pemda Tak Ada Manfaatnya

BPKP Temukan 40 Persen Belanja Pemda Tak Ada Manfaatnya

Whats New
UMR adalah Upah Minimum Regional, Apa Bedanya dengan UMP dan UMK?

UMR adalah Upah Minimum Regional, Apa Bedanya dengan UMP dan UMK?

Whats New
Menperin Imbau Pelaku Industri Terapkan Prokes Ketat dalam Kegiatan Produksi

Menperin Imbau Pelaku Industri Terapkan Prokes Ketat dalam Kegiatan Produksi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X