Wacana Berpisah dari Kemenkeu, Ditjen Pajak Tunggu Pemerintahan Baru

Kompas.com - 13/05/2014, 13:59 WIB
|
EditorErlangga Djumena

SUKABUMI, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan, akan menunggu pemerintahan baru seandainya memang harus berpisah dari Kemenkeu, guna mengoptimalkan kewenangannya.

"Kita menunggu arah kebijakan baru," ujar Kepala Sub Bagian Organisasi Ditjen Pajak, Kemenkeu, Bora Darussalam, saat ditanya mengenai wacana pemisahan DJP dari Kemenkeu, di Sukabumi, Senin (12/5/2014).

"Formatnya seperti apa, bukan posisi DJP yang menentukan kewenangan," ucapnya.

Sejauh ini, terang Bora, dalam menjalankan fungsi utamanya, DJP, Kemenkau, merasa masih memiliki banyak keterbatasan fungsi pendukung. Dia menyebut, fungsi pendukung terdiri atas kewenangan dalam sumber daya manusia (SDM), organisasi, serta keuangan.

Akibat keterbatasan ini, lanjutnya, DJP jarang mencapai target peneriman pajak. Padahal, lanjut Bora, ongkos memelihara negara mayoritas didukung dari penerimaan pajak. "Di beberapa negara kewenangan otoritas perpajakan cukup besar, SDM, organisasi, dan keuangan," kata dia.

Dia menuturkan, dari sembilan kewenangan yang dibandingkan, Indonesia hanya mempunyai dua kewenangan. Bora menerangkan, pentingnya mencapai target penerimaan pajak.

Dalam APBN-P 2013, kontribusi atau porsi dari peneriman pajak sebesar 76 persen, terbagi menjadi 66 persen pajak, dan sisanya penerimaan lain termasuk cukai. Sementara itu, dalam APBN 2014 pajak menyumbang 66,6 persen, dan sisanya dari peneriman lainnya.

Sayangnya, besarnya kontribusi ini tidak diimbangi dengan fungsi pendukung. Meski separoh dari karyawan Kementerian Keuangan ada di DJP, namun hal tersebut masih dirasa kurang untuk melayani sekitar 33.000 wajib pajak.

Bora memaparkan, DJP hanya memiliki 4 kantor pelayanan pajak (KPP) WP besar, 28 KPP madya, serta 299 KPP pratama. Sedangkan kantor pelayanan, penyulusan, dan konsultasi pajak, hanya 207 unit KP. "Padahal fungsi penyuluh ini sangat dibutuhkan oleh WP," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Turun Rp 1.000 Per Gram, Berikut Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 1.000 Per Gram, Berikut Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
14 Tips Membeli Rumah

14 Tips Membeli Rumah

Earn Smart
Bertemu Farel Prayoga, Erick Thohir Tawari Beasiswa hingga Manggung di Sarinah

Bertemu Farel Prayoga, Erick Thohir Tawari Beasiswa hingga Manggung di Sarinah

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bandara Kertajati Ditargetkan Layani Penerbangan Umrah November 2022

Bandara Kertajati Ditargetkan Layani Penerbangan Umrah November 2022

Whats New
Syarat dan Cara Tukar Uang Baru 2022 secara Online

Syarat dan Cara Tukar Uang Baru 2022 secara Online

Spend Smart
Hati-hati Uang Palsu, Simak Cara Cek Keaslian Uang Rupiah Baru Tahun Emisi 2022

Hati-hati Uang Palsu, Simak Cara Cek Keaslian Uang Rupiah Baru Tahun Emisi 2022

Whats New
Cerita Erick Thohir di Balik Sukses RI Tangani Pandemi: Kita Sangat Cepat Mengantisipasi...

Cerita Erick Thohir di Balik Sukses RI Tangani Pandemi: Kita Sangat Cepat Mengantisipasi...

Whats New
Cegah Terminal Bus Sepi Penumpang, Kemenhub Terapkan 'Mixed Use', Apa Itu?

Cegah Terminal Bus Sepi Penumpang, Kemenhub Terapkan "Mixed Use", Apa Itu?

Whats New
IHSG Berpotensi Bergerak Dua Arah Hari Ini

IHSG Berpotensi Bergerak Dua Arah Hari Ini

Whats New
Klaim Tunjangan Pengangguran di AS Turun, Wall Street Ditutup Hijau

Klaim Tunjangan Pengangguran di AS Turun, Wall Street Ditutup Hijau

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak Hampir 4 Persen, Apa Sebabnya?

Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak Hampir 4 Persen, Apa Sebabnya?

Whats New
Cerita Afrizal, Jualan Bumbu di Pasar Sukses Raup Omzet Ratusan Juta, Ini Resepnya

Cerita Afrizal, Jualan Bumbu di Pasar Sukses Raup Omzet Ratusan Juta, Ini Resepnya

Whats New
Pameran IFEX 2022 Resmi Digelar, Diharap Jadi Acuan Industri Furnitur Global

Pameran IFEX 2022 Resmi Digelar, Diharap Jadi Acuan Industri Furnitur Global

Whats New
[POPULER MONEY] BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru | Reaksi Jokowi Atas Mahalnya Harga Tiket Pesawat

[POPULER MONEY] BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru | Reaksi Jokowi Atas Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.