Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Bayar Tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN

Kompas.com - 01/05/2024, 23:59 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Cara membayar tagihan FIF dapat dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran. Salah satunya, pembayaran tagihan FIF bisa di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. 

FIF atau FIF Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan baik modal kerja, multiguna, jasa, hingga investasi.

Setiap debitur akan mendapatkan nomor kontrak yang berguna sebagai identitas peminjam dana. Nomor kontrak tersebut bisa diketahui dari buku angsuran ataupun menghubungi call center FIF di nomor 1500-343.

Baca juga: Bank Mandiri Tegaskan Tetap Jadi Pemegang Saham Terbesar BSI

Selain sebagai identitas, nomor kontrak FIF juga berfungsi untuk membayar tagihan melalui berbagai platform.

Lalu, bagaimana cara bayar tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri dan BTN? Simak penjelasannya berikut ini. 

Cara bayar tagihan FIF melalui ATM

1. Cara bayar tagihan FIF di ATM BCA

Kunjungi ATM BCA terdekat

  • Masukkan kartu ke mesin ATM
  • Pilih menu “Transaksi Lainnya”
  • Pilih menu “Pembayaran”
  • Pilih menu “Pinjaman”
  • Pilih menu “FIFGROUP”
  • Masukkan nomor kontrak Anda
  • Masukkan jumlah pembayaran yang sesuai
  • Setelah proses di atas akan tampil di layar bahwa proses transaksi Anda telah selesai
  • Simpan struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah.

Baca juga: Cek Jadwal Pembagian Dividen Astra Otoparts

Cara bayar tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri dan BTNKOMPAS.com/Nur Jamal Sha'id Cara bayar tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri dan BTN

2. Cara bayar tagihan FIF di ATM BRI

  • Kunjungi ATM BRI terdekat
  • Masukkan kartu ke mesin ATM
  • Pilih menu “Transaksi Lain”
  • Pilih menu “Pembayaran”
  • Pilih menu “Cicilan”
  • Masukkan Kode Finance dan nomor kontrak, untuk FIFGROUP yaitu “001+No.Kontrak Anda”, kemudian tekan “Benar”
  • Informasi Pembayaran FIFGROUP kemudian tekan “Bayar”
  • Simpan struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah

3. Cara bayar tagihan FIF di ATM BNI

  • Kunjungi ATM BNI terdekat
  • Masukkan kartu ke mesin ATM
  • Pilih “Menu Lain”
  • Pilih “Pembayaran”
  • Pilih “Angsuran Kredit”
  • Pilih “Pembiayaan Lainnya”
  • Masukan 4 Digit Kode Perusahaan Pembiayaan FIFGROUP (1004) diikuti No Kontrak, Contoh : 1004101000168613
  • Tekan “Ya” jika nomor telah sesuai
  • Pada layar tertera ‘Informasi Tagihan Customer’
  • Tekan “Ya”
  • Pilih “Tabungan”
  • Simpan struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah

Baca juga: Jokowi Tambah Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton di 2024

4. Cara bayar tagihan FIF di ATM Mandiri

  • Kunjungi ATM Mandiri terdekat
  • Pilih menu “Bayar” atau “Pembayaran”.
  • Cari dan pilih “FIF” atau “FIFGROUP” dalam daftar penyedia jasa.
  • Masukkan nomor rekening FIF dan jumlah angsuran yang harus dibayar
  • Klik “Lanjutkan”.
  • Ikuti instruksi selanjutnya hingga selesai. 

5. Cara bayar tagihan FIF di ATM BTN

  • Kunjungi ATM BTN terdekat
  • Masukkan kartu ke mesin ATM
  • Pilih Menu “Transaksi Pembayaran”
  • Pilih “Multipayment”
  • Pilih “Cicilan Kendaraan”
  • Pilih “FIFGROUP”
  • Masukan nomor kontrak
  • Pada layar tertera ‘Informasi Tagihan Customer’
  • Pilih “Benar”
  • Simpan struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah.

Baca juga: Kadin Gandeng Inggris, Dukung Bisnis Hutan Regeneratif

Demikian informasi seputar cara bayar tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri dan BTN. (Mikael Dafit)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Bayar Tagihan FIF Lewat ATM BCA, BRI, BNI, dan BTN

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Whats New
Emiten Gas Industri SBMA Bakal Tebar Dividen Rp 1,1 Miliar

Emiten Gas Industri SBMA Bakal Tebar Dividen Rp 1,1 Miliar

Whats New
Citi Indonesia Tunjuk Edwin Pribadi jadi Head of Citi Commercial Bank

Citi Indonesia Tunjuk Edwin Pribadi jadi Head of Citi Commercial Bank

Whats New
OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

OJK: Guru Harus Punya Pengetahuan tentang Edukasi Keuangan

Whats New
Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sekjen Anwar: Kemenaker Punya Tanggung Jawab Besar Persiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Viramakarya untuk Posisi di IKN, Ini Posisi dan Persyaratannya

Whats New
Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Soal Relaksasi HET Beras Premium, Dirut Bulog: Biasanya Sulit Dikembalikan...

Whats New
Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Potensi Pasar Geospasial di Indonesia

Whats New
OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin 'Student Loan' Khusus Mahasiswa S-1

OJK Minta Lembaga Keuangan Bikin "Student Loan" Khusus Mahasiswa S-1

Whats New
Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Soal Tarif PPN 12 Persen, Sri Mulyani: Kami Serahkan kepada Pemerintahan Baru

Whats New
Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Citilink Buka Lowongan Kerja Pramugari untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya

Whats New
Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Kerangka Ekonomi Makro 2025: Pertumbuhan Ekonomi 5,1 - 5,5 Persen, Inflasi 1,5 - 3,5 Persen

Whats New
Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Tinjau Fluktuasi Bapok, KPPU Lakukan Sidak Serentak di Sejumlah Pasar

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BRI hingga CIMB Niaga

Whats New
Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Kemenhub: KNKT Akan Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat di BSD

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com