Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cek Jadwal Pembagian Dividen Astra Otoparts

Kompas.com - 01/05/2024, 23:36 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen sebesar Rp 828,99 miliar atau kurang lebih 45 persen dari laba bersih tahun buku 2023. Dengan begitu, setiap pemegang saham AUTO akan mendapat dividen Rp 172 per saham.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa & Tahunan yang digelar pada Jumat (26/4/2024) lalu.

Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 40 per saham atau total Rp 192,78 miliar pada 24 Oktober 2023.

Baca juga: Syarat Ganti Kartu ATM Mandiri di CS Machine dan Caranya

Sedangkan sisa dividen sebesar Rp 132 per saham atau Rp 636,20 miliar akan dibayarkan pada tanggal 22 Mei 2024 kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 13 Mei 2024.

Sebagai informasi, AUTO membukukan laba bersih Rp 1,84 triliun di akhir 2023. Perolehan ini lebih tinggi 38,88 persen dibanding akhir 2022 yang sebesar Rp 1,33 triliun.

Laba AUTO utamanya ditopang dengan perolehan pendapatan yang sebesar Rp 18,64 triliun atau tumbuh 0,38 persen.

Baca juga: Status Internasional Bandara Supadio Dihapus, Pengamat: Hanya Jadi Feeder bagi Malaysia dan Singapura

Sisa laba bersih yang belum ditetapkan penggunaannya akan dibukukan sebagai laba ditahan perseroan.

Berikut jadwal pembagian dividen tunai PT Astra Otoparts Tbk (AUTO):

  • Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 7 Mei 2024
  • Cum Dividen di Pasar Tunai: 8 Mei 2024
  • Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 13 Mei 2024
  • Ex Dividen di Pasar Tunai: 14 Mei 2024
  • Recording Date Pemegang Saham yang Berhak atas Dividen: 13 Mei 2024, pukul 16.00 WIB
  • Pembayaran Dividen Tunai: 22 Mei 2024

Baca juga: Kadin Gandeng Inggris, Dukung Bisnis Hutan Regeneratif

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketahui, Definisi Politik Kantor dan Contohnya

Ketahui, Definisi Politik Kantor dan Contohnya

Work Smart
Akselerasi Digitalisasi Bisnis di Indonesia, Mekari Akuisisi Jojonomic

Akselerasi Digitalisasi Bisnis di Indonesia, Mekari Akuisisi Jojonomic

Whats New
Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam di Koper, Dendanya Capai Rp 25 Juta

Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam di Koper, Dendanya Capai Rp 25 Juta

Whats New
Soal Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Bos Bulog Jamin Tak Ganggu Penggilingan Padi Domestik

Soal Akusisi Sumber Beras di Kamboja, Bos Bulog Jamin Tak Ganggu Penggilingan Padi Domestik

Whats New
Bank Jago: Peran Nasabah Penting untuk Hindari Kebocoran Data

Bank Jago: Peran Nasabah Penting untuk Hindari Kebocoran Data

Whats New
APJAJI Keluhkan Tarif Batas Tas Tiket Pesawat Tak Kunjung Direvisi, Maskapai Bisa Bangkrut

APJAJI Keluhkan Tarif Batas Tas Tiket Pesawat Tak Kunjung Direvisi, Maskapai Bisa Bangkrut

Whats New
Bakal Jalankan Program Penjaminan Polis, LPS: Tugas Berat

Bakal Jalankan Program Penjaminan Polis, LPS: Tugas Berat

Whats New
Menperin Sebut Dumping Jadi Salah Satu Penyebab PHK di Industri Tekstil

Menperin Sebut Dumping Jadi Salah Satu Penyebab PHK di Industri Tekstil

Whats New
Data Terbaru Uang Beredar di Indonesia, Hampir Tembus Rp 9.000 Triliun

Data Terbaru Uang Beredar di Indonesia, Hampir Tembus Rp 9.000 Triliun

Whats New
Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Jadi BUMN Infrastruktur Terbaik di Indonesia, Hutama Karya Masuk Peringkat Ke-183 Fortune Southeast Asia 500

Whats New
Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Mendag Zulhas Segera Terbitkan Aturan Baru Ekspor Kratom

Whats New
Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Manfaatnya Besar, Pertagas Dukung Integrasi Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera-Jawa

Whats New
Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Soal Investor Khawatir dengan APBN Prabowo, Bos BI: Hanya Persepsi, Belum Tentu Benar

Whats New
Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Premi Asuransi Kendaraan Tetap Tumbuh di Tengah Tren Penurunan Penjualan, Ini Alasannya

Whats New
Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Hidrogen Hijau Jadi EBT dengan Potensi Besar, Pemerintah Siapkan Regulasi Pengembangannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com