Kompas.com - 20/06/2014, 19:35 WIB
Ilustrasi: hutan di Kalimantan Timur. Michael Padmanaba for Center for International Forestry Research (CIFOR)Ilustrasi: hutan di Kalimantan Timur.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengatakan, saat ini terdapat setidaknya 77 juta hektar lahan hutan yang rusak. Sementara itu, harga pangan pun terus mengalami peningkatan dan ledakan penduduk menjadi ancaman.

Untuk memenuhi ketersediaan dan kebutuhan pangan yang meningkat karena jumlah penduduk meningkat, Prabowo akan menggarap lahan hutan yang rusak. Ia menyebut, saat ini terdapat 77 juta hektar hutan rusak.

"Setiap 10 menit hutan rusak seluas 6 lapangan bola. Strategi kami yang sudah rusak 77 juta hektar itu sebagian sesuai kemampuan kita ubah menjadi lahan produktif," ujarnya.

Prabowo menegaskan, Indonesia memiliki 20 tahun kesempatan untuk segera membuat Indonesia berswasembada pangan dan berswasembada energi. "Kita perbaiki kesejahteraan, pendidikan, dan mambuat berhasil program Keluarga Berencana. Karena yang kita kejar adalah bom ledakan penduduk," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.