Makelar Intimidasi Pedagang Ayam

Kompas.com - 23/06/2014, 18:38 WIB
Ilustrasi: Daging ayam KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIIlustrasi: Daging ayam
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkapkan, broker atau makelar distribusi perdagangan ayam sangat meresahkan pedagang. Bahkan, ada yang sampai mengintimidasi pedagang ayam.

"Ada intimidasi oleh broker kepada pedagang di pasar-pasar, Mereka (pedagang ayam) diteror, akhirnya mereka tidak kuat dan terpaksa membeli," ujar Ketua Komisienor KPPU, Sukarni, di Jakarta, Senin (23/6/2014).

Sukarni menjelaskan, bentuk intimidasi tersebut ditujukan kepada pedagang agar membeli ayam dari para broker yang kebanyakan merupakan pengelola pasar. Selain itu, pedagang juga diwajibkan menjual ayam dengan harga yang sesuai dengan broker.

Bentuk intimidasi dan teror yang dilakukan broker kepada pedagang berupa ancaman menggunakan senjata tajam. Sukarni mengatakan, para broker sampai membawa parang untuk mengancam para pedagang ayam.

Tindakan yang dilakuan broker tersebut sulit untuk diatasi oleh Kementerian Perdagangan karena tidak adanya aturan hukum mengenai aksi broker individual tersebut.

Oleh karena itu Sukarni mengatakan KPPU akan berperan aktif dalam menindak broker-broker ayam tersebut karena dalam UU No 5 tahun 2009 (KPPU) ada kewenangan yang menyatakan bahwa orang per orang yang terlibat dalam ekonomi termasuk dalam kategori pengelola usaha.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X