Kompas.com - 05/01/2015, 17:11 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

Kemudian dalam Pasal 121.599 juga ditegaskan, seorang FOO tidak diperkenankan melepas pesawat untuk terbang, kecuali dia sudah benar-benar memahami laporan dan prakiraan cuaca di sepanjang rute penerbangan pesawat.

FOO kemudian bertugas memberikan semua data cuaca kepada pilot yang bertugas saat itu. Tidak hanya data cuaca, FOO juga wajib menyajikan berbagai data lain yang bisa berdampak pada keselamatan penerbangan.

Seperti diungkapkan Capt Guntur Prabowo, salah satu pilot maskapai Express Air, pekan lalu, dalam brifing itu, FOO juga memberikan data tentang kesiapan pesawat, peringatan-peringatan khusus kepada para penerbang (notice to airmen/NOTAM), dan bandara alternatif jika terjadi halangan menuju bandara tujuan utama.

Mengingat pentingnya tugas FOO itu, diperlukan pendidikan dan sertifikasi khusus bagi para calon FOO. Menurut portal berita penerbangan runway-aviation.com, di Indonesia lisensi dan sertifikat tanda kecakapan seorang FOO dikeluarkan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan.

Meski demikian, kata Guntur, di Indonesia, profesi FOO ini belum terlalu diperhatikan. Selain masih sedikit lembaga yang memberikan pendidikan khusus FOO, di setiap maskapai, mereka juga masih sering kurang percaya diri di hadapan pilot.

”Pernah suatu kali setelah brifing, FOO justru bertanya kepada saya, apakah sebaiknya terbang atau tidak. Ya, saya jawab, mau (diizinkan) terbang atau tidak itu terserah dia. Itu tugas dan tanggung jawab dia,” kata pilot yang sudah berpengalaman bekerja di sejumlah maskapai nasional ini.

Pengaturan tentang profesi FOO ini memang berbeda-beda di dunia. Andreas Cordes, dalam tesisnya mengenai Manajemen Transportasi Udara di Universitas City, London, Inggris, menyebutkan, pengaturan mengenai FOO ini berbeda antara di AS dan Eropa.

”Saat tanggung jawab kontrol operasional dan pemberangkatan penerbangan (flight dispatch) diatur ketat di AS dan belahan dunia lain, para regulator di Eropa memberi ruang solusi individual bagi setiap operator. Tak ada syarat pelatihan khusus bagi pengatur keberangkatan penerbangan (dispatchers) di Eropa dan tidak ada tingkat kualifikasi yang sama,” tulis Cordes dalam tesisnya yang bisa diakses di laman Federasi Eropa untuk Asosiasi Pengatur Keberangkatan Penerbangan (www.eufalda.org).
Paling berbeda

Kembali ke inspeksi mendadak Menteri Perhubungan, kondisi fasilitas persiapan bagi pilot dan awak pesawat paling berbeda terlihat di kantor operasi penerbangan maskapai Garuda Indonesia.

Kantor tersebut sangat luas dan memiliki banyak fasilitas. Para awak bisa duduk nyaman menunggu saat rekannya mendapat penjelasan dari FOO. Mereka tak perlu berdesak-desakan untuk menunggu dan mendapat penjelasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia-Jepang Usung Isu Keberlanjutan Sektor Industri

Indonesia-Jepang Usung Isu Keberlanjutan Sektor Industri

Whats New
PLN Batalkan Program Konversi Kompor Elpiji ke Kompor Listrik

PLN Batalkan Program Konversi Kompor Elpiji ke Kompor Listrik

Whats New
Event F1 H20 Targetkan 20.000 Pengunjung di Danau Toba

Event F1 H20 Targetkan 20.000 Pengunjung di Danau Toba

Whats New
Cara Daftar Kartu Prakerja lewat HP dengan Mudah

Cara Daftar Kartu Prakerja lewat HP dengan Mudah

Work Smart
BI dan Bank Negara Malaysia Perbarui Perjanjian Swap Bilateral LCBSA

BI dan Bank Negara Malaysia Perbarui Perjanjian Swap Bilateral LCBSA

Whats New
Buka Global Forum AMM G20, Mentan SYL Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

Buka Global Forum AMM G20, Mentan SYL Ajak Dunia Implementasikan Pertanian Digital

Rilis
Luhut: Dunia melihat Indonesia Sebagai Kekuatan Baru dan Mereka Menyampaikan kepada Saya...

Luhut: Dunia melihat Indonesia Sebagai Kekuatan Baru dan Mereka Menyampaikan kepada Saya...

Whats New
Apa Itu Resesi: Simak Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Apa Itu Resesi: Simak Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Earn Smart
Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa 2022 untuk Lulusan SMA, Ini Kualifikasinya

Lowongan Kerja Pendamping Lokal Desa 2022 untuk Lulusan SMA, Ini Kualifikasinya

Work Smart
Bunga Deposito BRI Naik, Ini Rinciannya

Bunga Deposito BRI Naik, Ini Rinciannya

Spend Smart
Menkop UKM Ingin Industri Furnitur Nasional Tak Hanya 'Jago Kandang'

Menkop UKM Ingin Industri Furnitur Nasional Tak Hanya "Jago Kandang"

Whats New
Ketika UMKM Didorong Masuk ke Pasar Global, Namun Sulit Mendapatkan Akses Pembiayaan...

Ketika UMKM Didorong Masuk ke Pasar Global, Namun Sulit Mendapatkan Akses Pembiayaan...

Whats New
Pemerintah-Banggar DPR Sepakati RUU APBN 2023, Target Inflasi Naik Jadi 3,6 Persen

Pemerintah-Banggar DPR Sepakati RUU APBN 2023, Target Inflasi Naik Jadi 3,6 Persen

Whats New
Strategi Investasi Saham di Tengah Ketidakpastian Global Ala Kaesang Pangarep

Strategi Investasi Saham di Tengah Ketidakpastian Global Ala Kaesang Pangarep

Earn Smart
Depo Kontainer Terpadu Pertama di Indonesia Dibuka di NTT

Depo Kontainer Terpadu Pertama di Indonesia Dibuka di NTT

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.