Sidak Penghapusan Loket Tiket Bandara, Jonan Nilai Garuda Paling Siap dan Lion Air Tidak

Kompas.com - 01/03/2015, 23:32 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan Meninjau Customer Service Maskapai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (1/3/2015). YOGA SUKMANAMenteri Perhubungan Ignasius Jonan Meninjau Customer Service Maskapai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (1/3/2015).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com -- Malam ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu (1/3/2015). Sidak dilakukan untuk melihat pelaksanaan kebijakan penutupan loket tiket di Bandara yang berlaku mulai hari ini.

Setelah 1 jam meninjau customer service atau layanan konsumen di Terminal 3 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta, Jonan pun memiliki kesan terhadap kesiapan maskapai menghapus counter tiket dan menyediakan vending machine.

"Iya saya ke sini melihat kebijakan penutupan loket penyediaan vending machine. Garuda yang paling siap... AirAsia oke, Lion enggak siap," ujar Jonan setelah melakukan sidak.

Kesiapan Garuda kata dia bisa terlihat dari adanya e-booking dan nomer telepon layanan konsumen yang setiap saat bisa menerima booking atau pemesanan tiket. Bahkan kata Jonan, penumpang bisa langsung memesan tiket pesawat di layanan konsumen tersebut.

Sementara itu, AirAsia kata Jonan juga sudah melakukan persiapan yang cukup. Hal itu terbukti dengan adanya vending machine di depan layanan konsumen di Terminal 3.

Sementara Lion Air, hanya sebatas mengganti loket penjualan tiket menjadi layanan konsumen. Jonan bahkan sempat masuk dan meninjau langsung layanan konsumen Lion Air. Sayangnya, vending machine belum terlihat di layanan konsumen milik Lion Air.

"Harusnya semua maskapai begitu (bisa seperti Garuda). Saya kira semua bisa," kata Jonan.

Sidak itu sendiri dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Selain Jonan, terlihat juga Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo, Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, Direktur Operasional Angkasa Pura II Djoko Murjarmodjo, serta Staf Khusus Menhub Hadi M Djuraid.

Tak lama sesampainya di Terminal 3, Jonan langsung bergerak cepat menelusuri counter tiket maskapai yang kini berubah menjadi layanan konsumen di Terminal 3. AirAsia dan Lion Air menjadi maskapai yang dilihat kesiapannya di Terminal 3.

Selain mengecek layanan konsumen maskapai, Jonan juga menyempatkan diri masuk Ke Terminal 3 untuk melihat pencahayaan di dalam Terminal. Berapa kali Jonan tampak berdiskusi dengan pejabat Angkasa Pura II terkait pencahayaan tersebut.

Setelah meninjau Terminal 3, Jonan langsung menuju Terminal 2 Bandara. Di situ, dia meninjau layanan konsumen Garuda Indonesia. Sekitar pukul 22.15 WIB, Jonan menyudahi sidaknya itu.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY]  Status Pegawai Kontrak Kini Semakin Lama | Cara Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe

[POPULER MONEY] Status Pegawai Kontrak Kini Semakin Lama | Cara Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe

Whats New
Kadin: Sudah 8.300 Perusahaan Daftar Ikut Vaksin Gotong Royong

Kadin: Sudah 8.300 Perusahaan Daftar Ikut Vaksin Gotong Royong

Whats New
Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X