Menteri Susi: Saksi Kunci Meninggal, Kasus Benjina Jalan Terus

Kompas.com - 21/04/2015, 14:54 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti KOMPAS.com/Sabrina AsrilMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti enggan berasumsi atas meninggalnya Kepala Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Benjina, Yoseph Sairlela.

Dia tak mau berspekulasi meninggalnya Yoseph ada kaitan erat dengan kasus perbudakan di Benjina. “Saya tidak bisa menduga. Tapi kita kehilangan saksi, (kasus Benjina) ini terus bergulir),” kata Susi, di Jakarta, Senin (21/4/2015).

Namun ketika dikonfirmasi terkait luka-luka yang ada tubuh Yoseph, Susi menegaskan pihaknya belum mengetahui. “Saya belum tahu. Saya enggak mau berasumsi,” kata Susi.

Dia hanya berharap hasil visum segera keluar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Meski tak mau berasumsi, namun Susi membenarkan bahwa Yoseph adalah orang yang mengetahui persis kasus perbudakan yang dilakukan oleh PT Pusaka Benjina Resources (PBR).

Sayangnya, ketika dikonfirmasi mengenai informasi apa saja yang sudah disampaikan Yoseph ke KKP, Susi mengaku belum ada informasi yang diberikan. Saat ini, lanjut Susi, proses penyelidikan kasus perbudakan di Benjina telah ditangani pihak kepolisian.

“Kalau dari kita kan menangani illegal fishingnya, yang jelas kita sudah memberikan rekomendasi untuk penutupan SIUP (PBR),” tandas Susi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.