Schroders: Reksa Dana Saham Masih Menjanjikan

Kompas.com - 10/07/2015, 18:41 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Schroders Global Investment Trends Survey 2015 mengemukakan kondisi ekonomi Indonesia yang belakangan melambat mendorong para investor untuk memilih investasi jangka panjang.

Dari survei tersebut diketahui bahwa 63 persen investor di Indonesia lebih memilih untuk mengalokasikan investasinya di instrumen dengan tingkat risiko rendah dan menengah.

CEO Schroders Indonesia Michael Tjoajadi, menyatakan bahwa 50 persen investor di Indonesia berencana untuk mengubah instrumen investasinya sesuai dengan kondisi pasar dalam satu tahun ke depan.

“Kami yakin tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tak akan meluluhkan niat investor dalam berinvestasi. Namun, dalam berinvestasi para investor harus pandai dan cermat dalam memilih instrumen yang tepat," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2015).

Untuk itu, investor perlu berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional. Mengacu pada  survei, hanya 23 persen investor yang berencana melakukan konsultasi dengan penasihat keuangan.

"Instrumen investasi jangka panjang seperti reksa dana saham masih dianggap sebagai langkah yang paling tepat,” ujar Michael Tjoajadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.