Anggota F-Demokrat Akan Perjuangkan Program SBY Kembali Masuk APBN

Kompas.com - 29/08/2015, 19:36 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. KOMPAS.com/Sabrina AsrilKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorErlangga Djumena
CIANJUR, KOMPAS.com - Anggota DPR dari Partai Demokrat Sartono Hutomo akan memperjuangkan program-program pro rakyat di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono untuk kembali masuk ke daalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016. Menurut dia, hal itu sesuai instruksi yang disampaikan SBY kepada Fraksi Demokrat di DPR.

"Bilamana pemerintahaan saat ini dapat menguatkan program-program pro rakyat, dapat terjadi penguatan pada masyarakat yang rentan dampak gejolak ekonomi dan mengangkat ekonomi mereka," kata Sartono di sela-sela rapat pleno DPP, di Cianjur, Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2015) petang.

Sartono meyakini arahan dan intruksi tersebut diberikan SBY demi kebaikan bangsa. Apa yang disampaikan, sangat penting untuk dijalankan kader, terlebih bangsa Indonesia saat ini butuh semangat menghadapi kondisi ekonomi yang sulit.

Dengan mengembalikan program-program pro rakyat ke dalam APBN, dia meyakini anggaran di kementerian dan pemda bisa segera diserap dan di belanjakan. Alhasil, terjadi perputaran di lini bawah masyarakat sehingga ekonomi bergerak.

"Pastinya saya selaku kader akan menindaklanjuti ketingkat bawah baik arahan mengenai persiapan pilkada dan pengawasan kepada pemerintahan Presiden Jokowi," kata anggota Komisi VI ini.

Sartono juga meyakini SBY tidak sembarangan dalam memberikan kritik dan solusi ke pemerintah terkait masalah ekonomi yang terjadi sekarang ini. Sebab, SBY sudah memiliki pengalaman yang panjang dalam memimpin Demokrat selama 10 tahun.

"Kita tahu keberhasilan Pak SBY dalam memimpin bangsa selama sepuluh tahun dengan berbagai masalahnya, dan itu tulus dari partai demokrat demi bangsa ini. Demokrat peduli dan beri solusi," paparnya.

Dia pun berpesan kepada pemerintah Jokowi-JK untuk tidak menyia-nyiakan saran yang sudah diberikan SBY itu. Dia meminta pemerintah mengadopsi dan meramu saran yang diberikan SBY itu dengan para pakar dan pihak-pihak terkait.

"Perlu di ketahui partai demokrat tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga langsung bekerja berkontribusi dalam penyelesaian masalah bangsa ini, tentunya peran yang kita lakukan sesuai posisi baik pusat dan daerah," ucapnya.

Saat memberikan pengarahan dalam rapat pleno pengurus pusat Partai Demokrat, di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/7/2015) malam, SBY mengungkapkan keinginan agar APBN 2016 tidak hanya dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur. Dia ingin agar APBN digunakan untuk program-program yang pro rakyat.

"Infrastruktur sangat penting, tapi jangan semuanya dari APBN. Ajak swasta, ajak BUMN," kata SBY (Baca:Kata SBY, APBN Jangan Hanya Dihabiskan untuk Infrastruktur)

Dia menilai, karena pemerintah terlalu fokus kepada pembangunan infrastruktur, banyak program-program pro rakyat di zamannya yang mulai ditinggalkan.

Dia menyebut program seperti beasiswa, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT). (Baca: SBY Ingatkan Pemerintah Berikan BLT untuk Dorong Daya Beli Masyarakat)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X