KKP Minta Produsen Pakan Ikan Pabrikan dan Mandiri Bersinergi

Kompas.com - 08/12/2015, 12:36 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto mengatakan, produsen pakan ikan pabrikan harusnya bersinergi dengan produsen pakan ikan mandiri.

Hal tersebut dia sampaikan dalam agenda Gelar Pakan Ikan (Gepari) 2015, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Slamet menuturkan, soal pakan sudah jadi masalah sejak dulu. Sebesar 70-80 persen biaya pakan menempati biaya paling besar dalam budidaya perikanan, lantaran didatangkan dari impor.  Padahal, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selalu berpesan kalau bisa pembudidaya harus menikmati margin 40 persen agar bisa sejahtera seperti UKM lain.

"Dengan sinergi ini diharapkan tumbuhnya kemandirian," kata Slamet.

Lebih lanjut dia bilang, produsen pakan ikan ke depan juga harus mulai melihat potensi nabati sebagai bahan baku pembuatan pakan ikan. KKP pun telah memberikan kemudahan bagi pembudidaya dan produsen pakan ikan, misalnya izin impor ikan indukan yang dipermudah, serta sertifikasi pakan ikan gratis.

"Tadi juga dilakukan penandatanganan kredit dari BRI ke pembudidaya di Indramayu yang menggunakan sertifikat tanahnya. Harapan kita ini bisa mendorong agar teman-teman lain bisa menggunakan sertifikat tanah sebagai agunan," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.