Rizal Ramli Pimpin Rakor Pengembangan Pariwisata Danau Toba

Kompas.com - 09/01/2016, 08:52 WIB
Pemandangan Danau Toba dari Hotel Niagara, Toba, Sumatera Utara, Sabtu (8/1/2016) YOGA SUKMANA/KOMPAS.comPemandangan Danau Toba dari Hotel Niagara, Toba, Sumatera Utara, Sabtu (8/1/2016)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorCaroline Damanik
JAKARTA, KOMPAS.com - Nasib pengembangan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara, mulai dibahas, Sabtu (9/1/2016) pagi. Sejumlah menteri dijadwalkan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjut pengambangan salah satu dari 10 destinasi unggulan Indonesia itu.

Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli akan memimpin Rakor yang diagendakan digelar pukul 09.00 WIB di Institut DEL Teknologi, Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara.

Selain Rizal, beberapa menteri juga dijadwalkan hadir yakni Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Sebelumya, Rizal Ramli sempat menyampaikan kalau pemerintah berencana untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dari sektor pariwisata dalam lima tahun mendatang.

Salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian Rizal ialah Danau Toba. Bahkan Rizal berhasrat kawasan tersebut akan dikembangkan seperti Monaco.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan membuat Badan Otoritas yang berwenang mengembangkan kawasan Danau Toba. Sementara itu, langkah pembenahannya akan dimulai dari pembersihan danau hingga mengundang para investor untuk membangun infrastruktur seperti jalan, hotel, listrik, serta internet.

Diperkirakan kebutuhan dana untuk pengembangan Danau Toba mencapai 500 juta dollar AS.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

[POPULER MONEY] Daftar Gaji UMR Tertinggi | Instansi yang Buka Formasi CPNS untuk Lulusan SMA

Whats New
Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Hindari Burnout, Bumble Izinkan Karyawannya Libur Sepekan Penuh

Whats New
Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Tindakan China Makin Keras, Harga Bitcoin Anjlok ke Bawah 30.000 Dollar AS

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

[KURASI KOMPASIANA] Pengalaman Vaksinasi Covid-19 | Hikmah Jalani Isoman 2 Minggu | Mood yang Sering Naik-Turun

Rilis
Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Ini Saham-saham yang Paling Terdampak Jika Ekonomi Kembali Lesu

Whats New
Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Geser Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier Menjadi Youtuber Paling Kaya di Indonesia

Whats New
Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Dukung Sektor Pariwisata, Kemenaker Kembangkan Kejuruan Spa Therapist

Rilis
Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Kata Antam Terkait Tudingan Impor Emas Rp 47 Triliun

Whats New
Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Gandeng Swasta, Pemerintah Vaksinasi 1.400 Warga kolaka

Rilis
Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Hari Ini, Lelang 7 SUN Tembus Rp 69,95 Triliun

Whats New
Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Work From Destination, Sandiaga Uno Mulai Bekerja dari Borobudur

Whats New
Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Sandiaga Uno Usulkan Pariwisata Berbasis Vaksin di Bali

Whats New
Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Ini 7 Cara efektif Melunasi Utang

Whats New
[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

[TREN DIARY KOMPASIANA] Cara Efektif Membersihkan Karpet | Alasan Gagal Sebelum Sukses | Nessa dan Koleksi Merchandise BTS

Rilis
Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Perkuat Advokasi ASN, Kemenhub Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X