MEA Dimulai, Pusat Belanja Harus Berbenah Diri

Kompas.com - 19/01/2016, 14:14 WIB
Suasana salah satu sisi pusat perbelanjaan Thamrin City pada Senin (26/10/2015) siang. KOMPAS.COM/ALDO FENALOSASuasana salah satu sisi pusat perbelanjaan Thamrin City pada Senin (26/10/2015) siang.
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) resmi dimulai pada tahin 2016. Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi persaingan antara pusat-pusat perbelanjaan di Indonesia dengan pusat-pusat perbelanjaan di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Menurut Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Handaka Santosa, pusat-pusat perbelanjaan di Indonesia harus segera berbenah diri.  Ia memberi contoh, caranya adalah dengan melakukan inovasi, memberikan pengalaman unik bagi pengunjung, dan interaktif.

Handaka mengatakan, pusat perbelanjaan memiliki prospek yang amat cerah.  Peritel yang menyewa ruang di pusat perbelanjaan tidak hanya berkontribusi di sektor pajak dan penerimaan, namun juga tenaga kerja.

"Ritel yang menyewa di pusat belanja akan membayar pinjaman (ruang), PPn, dan menyerap tenaga kerja. Setiap 30 meter ruang yang disewa memberi banyak tenaga kerja," kata Handaka di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Terkait tenaga kerja, Handaka menyatakan, pihaknya ingin membentuk sebuah lembaga sertifikasi khusus untuk tenaga kerja di pusat perbelanjaan. Tujuannya adalah agar tenaga kerja dapat lebih baik dan bisa diandalkan.

"Ini terkait dengan persaingan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kami ingin menciptakan lembaga sertifikasi sehingga mutu tenaga kerja lebih bagus dan diandalkan," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Ketidakpastian Brexit, Ekonomi Inggris Tumbuh Melambat

Ada Ketidakpastian Brexit, Ekonomi Inggris Tumbuh Melambat

Whats New
Saham Boeing Melonjak, Peluang Terbang 737 Max Akhir Tahun Ini Terbuka Lebar?

Saham Boeing Melonjak, Peluang Terbang 737 Max Akhir Tahun Ini Terbuka Lebar?

Whats New
Erick Thohir: Presiden Sudah Pilih Dirut Mandiri dan BTN

Erick Thohir: Presiden Sudah Pilih Dirut Mandiri dan BTN

Whats New
Tertarik Kembangkan Usaha? Intip Syarat dan Bunga Kredit yang Diberikan Astra Ventura

Tertarik Kembangkan Usaha? Intip Syarat dan Bunga Kredit yang Diberikan Astra Ventura

Earn Smart
Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Perubahan soal Iuran BPJS Kesehatan

Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Perubahan soal Iuran BPJS Kesehatan

Whats New
Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Warganet Keluhkan Situs Sulit Diakses

Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Warganet Keluhkan Situs Sulit Diakses

Whats New
[POPULER MONEY] Pendaftaran CPNS 2019 Dimulai | Orang Indonesia Harus Bangga

[POPULER MONEY] Pendaftaran CPNS 2019 Dimulai | Orang Indonesia Harus Bangga

Whats New
Jiwasraya Butuh Rp 32,89 Triliun, Ini Kata OJK

Jiwasraya Butuh Rp 32,89 Triliun, Ini Kata OJK

Whats New
Punya Dua Pabrik, Waskita Beton Precast Siap Pasok Proyek Kereta

Punya Dua Pabrik, Waskita Beton Precast Siap Pasok Proyek Kereta

Whats New
PT Futari, Industri Kecil yang Berhasil Memasok Suku Cadang ke Astra

PT Futari, Industri Kecil yang Berhasil Memasok Suku Cadang ke Astra

Whats New
Gandeng Noah, Bank BRI Targetkan 50.000 Kartu BRIZZI Noah Beredar

Gandeng Noah, Bank BRI Targetkan 50.000 Kartu BRIZZI Noah Beredar

Whats New
Mastercard dan Tappy Technology akan Luncurkan Pembayaran 'Contactless' di Jam Tangan

Mastercard dan Tappy Technology akan Luncurkan Pembayaran "Contactless" di Jam Tangan

Whats New
Mahasiswa Didorong Jadi Eksportir Muda

Mahasiswa Didorong Jadi Eksportir Muda

Whats New
Permudah Pembayaran ke Pemasok, Mandiri Sediakan Pembiayaan untuk Waskita Beton Precast

Permudah Pembayaran ke Pemasok, Mandiri Sediakan Pembiayaan untuk Waskita Beton Precast

Whats New
Mastercard Luncurkan Program untuk Mudahkan Kerja Sama dengan Fintech

Mastercard Luncurkan Program untuk Mudahkan Kerja Sama dengan Fintech

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X