Kompas.com - 10/02/2016, 19:17 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berencana membangun 60 unit stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) hingga 2019.

Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso menuturkan, 60 unit SPBG yang akan dibangun PGN hingga 2019, antara lain di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Batam, Lampung, Riau, dan Sumatera Utara.

"Saat ini gas bumi PGN sudah memasok bahan bakar untuk bus, bajaj, taksi, hingga kendaraan pribadi. Mulai 2016-2019, kami merencanakan pembangunan SPBG sebanyak 60 unit," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/2/2016).

Hendi menambahkan, saat ini PGN telah mengoperasikan 5 unit SPBG dan menyalurkan gas bumi ke 14 SPBG mitra.

Tak hanya itu, PGN juga menyalurkan gas bumi untuk sektor transportasi dengan menggunakan Mobile Refueling Unit (MRU) di beberapa lokasi, seperti di IRTI Monas, Waduk Pluit, Grogol, dan Gresik.

Hingga saat ini PGN telah menyalurkan gas bumi ke lebih dari 107.690 rumah tangga, 1.857 pelanggan komersial dan UKM, serta 1.529 industri dan pembangkit listrik.

Untuk meningkatkan penyaluran gas bumi ke masyarakat, PGN mengharapkan dukungan alokasi dan pasokan gas bumi dari pemerintah.

“Selain itu, juga dukungan berupa kemudahan perizinan dalam membangun infrastruktur gas bumi di Tanah Air,” ungkap Hendi.

PGN melalui anak usahanya, yaitu PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), bekerja sama dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melaksanakan uji coba pengoperasian SPBG di kawasan Ancol, Jakarta Utara, hari ini.

SPBG ini nantinya akan memasok BBG ke 88 unit bus transJakarta koridor Ancol-Kampung Melayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.