IHSG Mulai Bergerak Naik di Zona Merah, Setelah Paparan Data BPS

Kompas.com - 02/05/2016, 12:18 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada jeda siang perdagangan saham Senin (2/5/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat tergelincir ke level terendah di 4.770,55 sebelum kemudian naik ke level 4.803,771.

Level tersebut turun 0,71 persen atau turun 34,81 poin dari harga pembukaan di 4,828,96.

IHSG bergerak naik, setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan deflasi tertinggi sejak 2000 pada indeks harga konsumen (IHK) di April 2016, yakni sebesar 0,45 persen.

Dari data RTI, sebanyak 2,56 miliar saham berpindah tangan dengan nilai Rp 2,33 triliun di jeda siang ini.

Sebanyak 109 saham ditutup naik, 179 saham ditutup turun dan 76 saham ditutup tetap.

Net foreign sell di semua papan perdagangan mencapai Rp 248,1 miliar.

Semua indeks sektoral pendukung bursa ditutup memerah. Pelemahan paling dalam yakni di sektor infrastruktur (-2,28 persen).

Diikuti sektor industri dasar yang melemah 1,7 persen serta sektor pertambangan yang melemah 1,04 persen.

Sementara sektor lain yang hampir melemah 1 persen antara lain sektor properti (-0,97 persen) dan sektor aneka industri (-0,65 persen).

Saham penyeret bursa turun antara lain MSKY, TLKM, BALI, ASII, dan BBNI.

Kompas TV Apa Itu IHSG?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X