Menangkap Besarnya Perhatian Pemerintah di Industri Modal Ventura

Kompas.com - 16/05/2016, 18:38 WIB
Ilustrasi peluang terkait era internet dan digital ThinkstockIlustrasi peluang terkait era internet dan digital
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com - Pemerintah dianggap memberi perhatian besar terkait permodalan bagi perusahaan rintisan melalui Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III yang diluncurkan pada awal Oktober 2015. Paket itu kemudian menjadi salah satu landasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengeluarkan enam paket khusus dalam bidang industri keuangan.

Secara nyata, seturut catatan dari laman ojk.go.id hari ini, OJK melakukan revitalisasi modal ventura. Istilah modal ventura adalah investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu. Pada umumnya investasi ini dilakukan dalam bentuk penyerahan modal secara tunai yang ditukar dengan sejumlah saham pada perusahaan pasangan usaha. Pada regulasi ini, OJK melakukan optimalisasi pendanaan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) dan perusahaan rintisan atau start up.

Penangkap besarnya perhatian itu, pelaku industri modal ventura antara lain PT Astra Mitra Ventura, PT Ventura Giant Asia, PT Celebes Artha Ventura, PT Mandiri Capital Indonesia, dan PT Pertamina Dana Ventura membentuk wadah yang dapat menghimpun perusahaan modal ventura, pasangan usaha, dan investor untuk memudahkan melakukan pertukaran informasi. Pada Jumat pekan lalu, wadah itu terbentuk dan bernama Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo).

Diharapkan, wadah ini juga menjadi mitra bagi pemerintah dan OJK, khususnya dalam penyusuan berbagai kebijakan dan program pemerintah yang mendorong tumbuh kembangnya industri modal ventura di Tanah Air. Hadir dalam deklarasi itu adalah Deputi Komisioner OJK Dumoly Pardede.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X