Tidak Dapat THR? Laporkan ke Posko Pengaduan THR FSPMI

Kompas.com - 17/06/2016, 14:27 WIB
|
EditorAprillia Ika

MEDAN, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut) membuka posko pengaduan bagi para pekerja di Sumatera Utara yang tidak mendapatkan Tunjangan hari Raya (THR) dari tempatnya bekerja. 

"Posko ini akan melayani semua pengaduan dan mengadvokasi atau memberikan bantuan hukum terhadap para buruh yang tidak mendapat THR dari pengusaha tempatnya bekerja," kata Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo, Jumat (17/6/2016).

Menurut dia, adanya aturan baru tentang THR akan memicu banyak pelanggaran dalam implementasinya. Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR yang menyatakan bagi buruh yang memiliki masa kerja satu bulan berhak atas uang THR, belum menjadi jaminan buruh akan mendapatkannya.

"Kalau tidak ada pengawasan dan kontrol dari pemerintah maka aturan ini nasibnya akan sama dengan aturan sebelumnya. Pastinya banyak pengusaha yang tak mematuhi karena dinilai merugikan mereka," ucapnya.

Pihaknya siap untuk membeberkan ke publik nama-nama pengusaha dan perusahaan di Sumut yang kedapatan tidak memberikan THR atau memberikan THR tapi tidak sesuai aturan kepada karyawannya.

FSPMI berharap, Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan kabupaten dan kota juga melakukan pemantauan ke seluruh perusahaan. Juga, agar membuat tim pemantau lapangan yang berani memberikan ultimatum dan sanksi tegas terkait THR.

Selama ini Disnaker hanya memberikan himbauan melalui selebaran. Oleh sebab itu, Willy meminta agar Disnaker mendatangi langsung perusahaan dan memberikan peringatan keras pengusaha yang melanggar aturan.

FSPMI juga berharap Disnaker mau menerangkan kepada pengusaha bahwa dalam aturan tersebut ada sanksi administratif yakni pencabutan izin usaha bagi perusahan yang bandel.

Willy juga menghimbau seluruh pengusaha di Sumut memberikan THR kepada seluruh buruhnya paling lama dua minggu sebelum lebaran. Jangan seminggu sebelum lebaran THR baru diberikan.

"Kasihan buruhnya, harga-harga kebutuhan sudah pada naik. Kepada kawan-kawan buruh di Sumut yang tidak mendapatkan THR, segera adukan perusahaannya ke Disnaker setempat paling lama seminggu sebelum hari H," tegasnya.

Posko pengaduan THR terdapat di beberapa lokasi. Di Kabupaten Deli Serdang dengan kontak person Rianto Sinaga (08126440537). Di Kabupaten Serdang Bedagai dengan M Luwi Nasution (085362894285) dan di Kota Medan dengam Apen Manurung (082361558434).

Pengadu juga bisa datang langsung ke sekretariat DPW FSPMI di Jalan Raya Medan - Tanjung Morawa KM 13,1 Gang Dwi Warna, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kompas TV Tips Mengelola THR yang Produktif
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah...!

Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah...!

Whats New
Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Spend Smart
Lima Tips Cuan 'Trading' Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Lima Tips Cuan "Trading" Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Earn Smart
Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Whats New
Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Whats New
Kini Berusia 57 Tahun, Telkom Siap Bawa Indonesia Menuju Transformasi Digital

Kini Berusia 57 Tahun, Telkom Siap Bawa Indonesia Menuju Transformasi Digital

Rilis
Kurangi Emisi 30 Persen pada 2030,  Ini Strategi Freeport Indonesia

Kurangi Emisi 30 Persen pada 2030, Ini Strategi Freeport Indonesia

Whats New
Pasar Kripto Dalam Tren 'Bearish', Tokocrypto Gratiskan Biaya 'Trading' dan Beli Bitcoin

Pasar Kripto Dalam Tren "Bearish", Tokocrypto Gratiskan Biaya "Trading" dan Beli Bitcoin

Whats New
Pemerintah Berkomitmen Kembangkan Literasi Keuangan bagi Petani hingga Nelayan

Pemerintah Berkomitmen Kembangkan Literasi Keuangan bagi Petani hingga Nelayan

Whats New
IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Masih di Level Rp 15.000 per Dollar AS

IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Masih di Level Rp 15.000 per Dollar AS

Whats New
Ke Depan, WNI Tak Perlu Tukar Uang Jika Pergi ke 4 Negara ASEAN Ini

Ke Depan, WNI Tak Perlu Tukar Uang Jika Pergi ke 4 Negara ASEAN Ini

Whats New
PMN Lambat Cair, Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur

PMN Lambat Cair, Penyelesaian Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur

Whats New
Konsorsium GMR-AP II Resmi Kelola Bandara Kualanamu, Ini Harapan Erick Thohir dan Menhub Budi Karya

Konsorsium GMR-AP II Resmi Kelola Bandara Kualanamu, Ini Harapan Erick Thohir dan Menhub Budi Karya

Whats New
69 Delegasi akan Menghadiri Pertemuan Jalur Keuangan G20 Pekan Depan

69 Delegasi akan Menghadiri Pertemuan Jalur Keuangan G20 Pekan Depan

Whats New
Ini 5 Faktor Penyebab Harga Emas Naik Turun

Ini 5 Faktor Penyebab Harga Emas Naik Turun

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.