Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Impor Daging Sapi Akan Terus Dinaikkan

Kompas.com - 01/07/2016, 16:07 WIB
Achmad Fauzi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menyatakan penyebab harga daging sapi yang kembali mengalami kenaikan adalah kurangnya pasokan.

Hingga kini harga daging sapi berkisar antara Rp 120.000-135.000, yang berarti naik dibandingkan harga saat awal ramadhan yang sekitar Rp 119.000

"Memang pasokan (daging sapi) yang kami impor masih belum mencukupi. Ini hanya untuk meredam harga di pasar. Tentunya kita tidak bisa hanya berhenti di sini. Lanjut terus," kata Thomas saat ditemui di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (1/7/2016).

Thomas menuturkan dalam waktu dekat pemerintah akan menambah jumlah pasokan daging sapi impor dari puluhan ton menjadi ratusan ton.

Dan dalam sebulan-dua bulan ke depan akan bertambah menjadi ribuan ton.

"Jadi, baru kita bisa harapkan masyarakat yang lebih luas bisa menikmati daging yang lebih murah. Sekarang ini kita sudah menyediakan harga yang Rp 80.000 per kg, supaya terjangkau pada kalangan yang paling membutuhkan," ucapnya.

Thomas mengungkapkan dampak dari menambah pasokan daging sapi kepada harga masih terbatas.

Namun, dirinya mengakui dengan operasi pasar yang digulirkan pemerintah berhasil menstabilkan dan menurunkan harga daging sapi.

"Tapi tentunya masih belum mencapai harga yang kita harapkan. Dan tentunya kami harus mengambil hikmah dari pengalaman buruk ini dan harus fokus ke implementasi. Karena memang sudah peraturan resmi Menko Perekonomian tahun lalu bahwa kita kembali ke kuota tahunan untuk impor sapi bakalan. Tapi pada kenyataannya dalam implementasi tidak dilaksanakan sesuai kebijakan bersama," pungkas Thomas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com