Di Belgia, Beras Organik Asal Tasikmalaya Dihargai Rp 70.000 Per Kg

Kompas.com - 02/09/2016, 13:13 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap ekspor beras organik ke Belgia bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Sebab, harga jual beras organik di sana Rp 60.000 hingga Rp 70.000 per kilogram (kg).

Amran menyampaikan, kemarin ia melepas ekspor beras organik dari Tasikmalaya ke Belgia sebanyak 40 ton. Ia berharap, ekpor beras organik bisa ditingkatkan mencapai 100.000 ton.

“Ini menguntungkan bagi petani. Harganya di sana Rp 60.000 sampai Rp 70.000 per kilogram,” ungkap Amran di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Atas dasar itu, Amran merencanakan pengembangan 500.000 hektar lahan pertanian organik dalam lima tahun ke depan. “Kami akan lakukan dalam lima tahun, 100.000 hektar per tahun, untuk mengangkat kesejahteraan petani,” imbuh Amran.

Mengutip Kontan, Kamis (1/9/2016), pelepasan ekspor beras organik itu menandai berjalannya sewindu ekspor komoditas tersebut dari gabungan kelompok tani (gapoktan) itu ke Belgia.

Beras itu dikemas dalam plastik kedap udara agar bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Satu bungkus beras seberat lima kilogram. Komoditas itu lalu ditaruh dalam kardus dengan label "Indonesia Rice".

Amran mengatakan, di tingkat petani, harga beras organik yang dikirim ke Belgia itu sekitar Rp 20.000 per kg. Selain ke Belgia, sejumlah negara yang telah menjadi tujuan ekspor beras organik adalah Singapura, Italia, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.