Investor Masih Cermati Kebijakan Trump, Wall Street Ditutup "Mixed"

Kompas.com - 01/02/2017, 07:18 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

NEW YORK, KOMPAS.com - Indeks The S&P 500 ditutup melemah di akhir perdagangan Selasa atau Rabu (1/2/2017) dini hari waktu Indonesia. Pelemahan disebabkan oleh sejumlah sektor saham yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Kondisi ini membuat Wall Street bergerak mixed di sesi penutupan. Isu lainnya yang membuat bursa AS tertekan adalah investor yang tetap memperhatikan sejumlah prioritas program pemerintahan Trump.

Saham-saham sektor teknologi dan finansial menjadi pemimpin pelemahan indeks S&P 500, sementara itu saham sektor healthcare mampu menahan indeks dari pelemahan lebih dalam lagi.

Pada penutupan dini hari tadi, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 107,04 poin atau 0,54 persent ke level 19.864,09. Sementara itu indeks S&P 500 kehilangan 2,03 poin atau 0,09 persen menjadi 2.278,87 dan indeks Nasdaq menguat 1,07 poin atau 0,02 persen ke level 5.614,79.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah bertemu dengan sejumlah pimpinan manajemen industri farmasi. Ini merupakan bagian dari upaya Trump untuk berbicara dengan pelaku sektor industri ini.

Namun demikian, sejumlah pelaku pasar khawatir bahwa Trump tidak fokus pada isu-isu yang sejauh ini membuat pasar bergerak positif.

"Jika Anda (Trump) mulai menghilangkan modal politik yang membuat menjadi tidak populis, tentu akan memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan Anda (Trump)," ujar Art Hogan, chief market strategist Wunderlich Securities di New York.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X