Bahana: Pertumbuhan Ekonomi pada 2017 Ditopang Membaiknya Ekspor

Kompas.com - 03/02/2017, 11:36 WIB
Suasana deretan gedung bertingkat tingkat tinggi atau high rise di Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017). Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2017 mencapai kisaran 5,1 hingga 5,3 persen. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana deretan gedung bertingkat tingkat tinggi atau high rise di Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017). Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2017 mencapai kisaran 5,1 hingga 5,3 persen.
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bahana Securities memperkirakan pemulihan kinerja ekspor masih akan berlanjut sepanjang tahun ini. Diperkirakan harga komoditas global akan lebih baik dibandingkan harga rata-rata sepanjang 2016 sehingga mendorong ekspor.

Ekonom Bahana Securities Fakhrul Fulvian mengatakan, untuk mendorong ekspor ke depan, pemerintah perlu memberikan insentif untuk sektor manufaktur, khususnya untuk industri UKM yang berorientasi ekspor.

"Kekhawatiran atas kebijakan perlindungan dagang yang mungkin akan ditetapkan Presiden Donald Trump tidak akan signifikan memengaruhi kinerja ekspor Indonesia," terang Fakhrul melalui rilis ke Kompas.com, Jumat (3/2/2017).

Menurut dia, kontribusi investasi terhadap pertumbuhan Indonesia pada tahun ini diperkirakan belum akan naik karena masih ada oversupply di beberapa industri, termasuk semen dan otomotif.

Sementara itu, investasi asing di berbagai sektor masih cenderung wait and see atas penyelenggaraan pilkada yang berlangsung pada 15 Februari mendatang.

Lebih lanjut, konsumsi rumah tangga diperkirakan membaik, terlihat pada indeks konsumen terhadap pembelian barang-barang mahal, seperti properti, mobil, dan motor, sudah kembali ke level optimis dari periode tahun lalu yang selalu pesimis.

Dengan data-data tersebut, Bahana memperkirakan PDB Indonesia akan tumbuh sekitar 5,3 persen sepanjang 2017, lebih optimis dari target pemerintah dalam APBN 2017 sebesar 5,1 persen.

Estimasi 2016

Bahana Securities memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2016 sekitar 5 persen secara tahunan. Kisaran tersebut terutama ditopang oleh perbaikan sisi ekspor seiring membaiknya harga komoditas di pasar global serta stabilnya konsumsi rumah tangga.

Fakhrul memperkirakan produk domestik bruto (PDB) tumbuh sekitar 4,9 persen - 5 persen pada kuartal IV 2016, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri Basuki: Sampai Saat Ini Tidak Ada Anggaran di Kementerian PUPR untuk IKN

Menteri Basuki: Sampai Saat Ini Tidak Ada Anggaran di Kementerian PUPR untuk IKN

Whats New
Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Spend Smart
Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Earn Smart
Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Whats New
Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Whats New
LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota 'Nusantara'

LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota "Nusantara"

Whats New
Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Rilis
Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Whats New
Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Whats New
Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Rilis
Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Whats New
Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Work Smart
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.