Kinerja Perusahaan Bir yang akan Dijual Pemprov DKI Baru Saja Pulih

Kompas.com - 25/04/2017, 11:43 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga S Uno berjanji akan menjual saham yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

Per akhir Desember 2016 hingga hari ini, kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di perusahaan bir itu masih sebesar 23,34 persen.

Dari keterbukaan informasi bursa yangd ikutip Selasa (25/4/2017), sebenarnya kinerja perusahaan pemilik merek dagang Anker itu mulai membaik dalam setahun terakhir.

Kinerja perusahaan itu sempat melemah pasca-terbitnya aturan pembatasan atau pengendalian distribusi minuman beralkohol, yaitu Permendag 06/2015.

Dari laporan keuangan DLTA penjualan bersih DLTA sempat turun dari Rp 879,25 miliar pada 2014 ke Rp 699,50 miliar pada 2015. Namun penjualan kembali melonjak pada tahun 2016 menjadi sebesar Rp 774,96 miliar.

Pulihnya penjualan bersih mendorong perbaikan laba bersih. Pada tahun 2015, laba bersih DLTA tercatat sebesar Rp 192,04 miliar, atau turun dibandingkan 2014 yang sebesar Rp 288,49 miliar. Laba bersih membaik di tahun 2016 menjadi Rp 254,50 miliar.

Dengan demikian laba per saham pun mengalami perbaikan dari Rp 238 per lembar saham pada 2015 menjadi Rp 317 per lembar saham pada 2016.

Sebagai informasi, Sandiaga memastikan usai dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, ia akan menjual saham yang dimiliki Pemprov di DLTA.

Menurut Sandiaga, aneh rasanya jika Pemprov DKI Jakarta memiliki saham yang tidak berkepentingan langsung dengan kebutuhan warga Jakarta.

"Tidak esensial sebuah Pemerintah Provinsi memiliki saham di perusahaan yang tidak memiliki kepentingan terhadap hajat hidup orang banyak," kata Sandiaga, Minggu (23/4/2017).

Ia juga menegaskan, rencana ini adalah komitmen yang sudah ia sampaikan ke Gubernur terpilih Anies Baswedan. (baca: Sandi Akan Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI Usai Dilantik Jadi Wagub)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.