"Topup" Uang Elektronik Bakal Kena Biaya, Ini Kata Perbankan

Kompas.com - 01/06/2017, 03:48 WIB
Presiden Joko Widodo menggunakan TapCash BNI saat peresmian jalan tol Surabaya-Mojokerto dok BNIPresiden Joko Widodo menggunakan TapCash BNI saat peresmian jalan tol Surabaya-Mojokerto
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memperbolehkan perbankan penerbit kartu elektronik yang melayani pembayaran di jalan tol untuk menarik biaya pengisian ulang atau topup. Bank sentral menyatakan, langkah ini sejalan dengan upaya peningkatan transaksi nontunai di jalan tol.

"BI izinkan fasilitas topup gunakan fee, tapi tidak besar-besar," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo di kantornya di Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Agus menjelaskan, transisi penggunaan transaksi nontunai di jalan tol dilaksanakan maksimal pada Oktober 2017 mendatang. Saat ini penggunaan transaksi nontunai di 35 ruas jalan tol masih minim, yakni 23 hingga 25 persen.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, pihaknya masih menunggu aturan lanjutan dari bank sentral mengenai besaran biaya topup yang akan diterapkan di jalan tol. Besarannya, kata dia, akan disesuaikan dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI).

"Kami akan ikuti peraturan BI untuk jumlah fee," ujar Anggoro.

Secara terpisah, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, pihaknya tak terlalu mempermasalahkan rencana pengenaan biaya topup uang elektronik tersebut. Asalkan, kata dia, ini berlaku bagi semua bank.

"Kalau berlaku (ke) semua bank tidak apa-apa, jadi merata," ungkap Jahja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.