Harga Bahan Pokok Kini Melandai, Mendag pun Puji Mentan

Kompas.com - 15/06/2017, 12:44 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

CILEGON, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Kamis (15/6/2017), melakukan kunjungan kerja ke Pasar Kranggot Baru, Cilegon, Banten. Kunjungan Mendag kali ini memantau harga pangan di pasar tersebut.  

Usai memantau, Mendag Enggartiasto menyimpulkan bahwa harga pangan saat ini relatif stabil, bahkan cenderung turun. Dia mengungkapkan, pada harga gula yang telah sesuai dengan Harga Eceran Tetap sebesar Rp 12.500 per kilogram.  

"Gula Rp 12.500 per kiogram sudah berlaku tercapai di sini. Yang luar biasa minyak goreng curah HET Rp 10.500 per liter  di sini Rp 10.000 per liter. Jadi lebih rendah," ujar Mendag Enggartiasto. 

Pria yang akrab disapa Enggar ini menuturkan, kestabilan harga juga terjadi pada bahan sayur-mayur seperti bawang putih, bawang merah, dan lainnya. Sementara itu, terang dia, harga beras juga relatif stabil. 

"Bawang putih turun Rp 30.000 per kilogram. Bawang merah juga Rp 30.000 per kilogram. Kalau beras pasokan berlebih lebih dari 3,2 juta ton tidak ada persoalan. Dan harga beras yang paling Rp 8000 per liter. Itu menunjukaan pasokan berlebih, harga terkendali," jelas dia.

Meski demikian, Enggar merasa khawatir pada harga telur ayam. Saat ini, harga telur ayam di pasar sebesar Rp 18.000 per kilogram, padahal HET yang ditentukan sebesar Rp 22.000 per kilogram.

"Harga telur  saya stres dikisaran Rp 20.000 per kilogram. Saya minta dari peternak harga Rp 18.000 per kilogram, tetapi ini ambil dari pengepul mata rantai kedua dan ketiga sudah Rp 18.000 per kilogram," imbuh dia. 

Mendag Enggartiasto menambahkan, harga bahan pokok stabil ini merupakan hasil kerja keras dari pemangku kepentingan terkait tidak terkecuali Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Dalam hal ini, Mendag meminta kepada kepala daerah untuk selalu memantau pasokan bahan pangan, agar harga bisa terkendali.

"Harga sekali lagi kita saksikan stabil malah cenderung turun. Dan itu semua berkat kerjas keras Pak Mentan, tetapi pengedalian harga setiap daerah tergantung kepala daerah," pungkas dia. 

(Baca: Kontrol Harga Bahan Pokok, Pemerintah Libatkan Pedagang)

Kompas TV Jokowi Hadiri Acara Berbagi Ratusan Paket Bahan Pokok
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKP: Kuota Penangkapan Ikan untuk Nelayan Lokal Jadi Prioritas Pemerintah

KKP: Kuota Penangkapan Ikan untuk Nelayan Lokal Jadi Prioritas Pemerintah

Whats New
Pelabelan BPA Dikhawatirkan Picu Persaingan Bisnis, Pengamat: KPPU Jangan Terburu–buru Menilai

Pelabelan BPA Dikhawatirkan Picu Persaingan Bisnis, Pengamat: KPPU Jangan Terburu–buru Menilai

Whats New
Caplok 1,13 Juta Lembar Saham Bank Jasa Jakarta, Astra Financial Gelontorkan Rp 3,87 Triliun

Caplok 1,13 Juta Lembar Saham Bank Jasa Jakarta, Astra Financial Gelontorkan Rp 3,87 Triliun

Whats New
Gubernur Anies Apresiasi Langkah Cepat Kementan Siapkan Kebutuhan Pangan Jelang Idul Adha

Gubernur Anies Apresiasi Langkah Cepat Kementan Siapkan Kebutuhan Pangan Jelang Idul Adha

Rilis
Sebanyak 42.000 Hewan Kurban Masuk ke Jakarta Dipastikan Bebas Wabah PMK

Sebanyak 42.000 Hewan Kurban Masuk ke Jakarta Dipastikan Bebas Wabah PMK

Whats New
Jelang Idul Adha, Mentan Jamin Suplai Pangan untuk DKI Jakarta Aman

Jelang Idul Adha, Mentan Jamin Suplai Pangan untuk DKI Jakarta Aman

Whats New
Rupiah Terus Melemah, Kian Dekati Rp 15.000 per Dollar AS

Rupiah Terus Melemah, Kian Dekati Rp 15.000 per Dollar AS

Whats New
Tax Amnesty Jilid II Berakhir, Apindo Harap Sinergi Pemerintah-Pengusaha Semakin Kuat

Tax Amnesty Jilid II Berakhir, Apindo Harap Sinergi Pemerintah-Pengusaha Semakin Kuat

Whats New
Tenang, Kenaikan Tarif Listrik Tidak Dorong Lonjakan Inflasi di RI

Tenang, Kenaikan Tarif Listrik Tidak Dorong Lonjakan Inflasi di RI

Whats New
Erick Thohir: Penyerapan Kredit UMKM di Malaysia Capai 50 Persen, di Indonesia Baru 20 Persen

Erick Thohir: Penyerapan Kredit UMKM di Malaysia Capai 50 Persen, di Indonesia Baru 20 Persen

Whats New
Anak Usaha Astra International Caplok 49,56 Persen Saham Bank Jasa Jakarta

Anak Usaha Astra International Caplok 49,56 Persen Saham Bank Jasa Jakarta

Whats New
Kasus Gagal Bayar Perusahaan Asuransi Berlarut-larut, OJK Buka Suara

Kasus Gagal Bayar Perusahaan Asuransi Berlarut-larut, OJK Buka Suara

Whats New
Harga Minyak Mentah Indonesia Naik, Ini Beberapa Faktor Penyebabnya

Harga Minyak Mentah Indonesia Naik, Ini Beberapa Faktor Penyebabnya

Whats New
Sandiaga Uno Ingatkan Pentingnya Promosi Digital bagi Ekonomi Kreatif

Sandiaga Uno Ingatkan Pentingnya Promosi Digital bagi Ekonomi Kreatif

Rilis
Lima RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN yang Bakal Hapus Kelas Iuran dan Layanan 1,2,3 BPJS Kesehatan

Lima RS Segera Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar JKN yang Bakal Hapus Kelas Iuran dan Layanan 1,2,3 BPJS Kesehatan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.