Kompas.com - 19/06/2017, 08:14 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memiliki utang yang cukup besar ke berbagai pihak.

Menurut laporan Kantor Etika Pemerintah AS, Trump memiliki kewajiban utang pribadi setidaknya sebesar 315,6 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,2 triliun.

Mengutip Kontan, Senin (19/6/2017), dalam laporan yang dirilir Reuters disebutkan dokumen yang berisi 98 halaman mengungkapkan Trump setidaknya harus membayar utang senilai 130 juta dollar AS kepada Deutsche Bank Trust Company Americas.

Utang kepada perusahaan asal Jerman itu di antaranya dari transaksi 50 juta dollar AS untuk pembelian Old Post Office yakni properti bersejarah di Washington yang disulap menjadi hotel.

Utang Trump lainnya adalah sebesar 110 juta dollar AS kepada Ladder Capital Corp. Trump meminjam dana tersebut untuk kebutuhan bisnis utama Trump yakni pembelian real estate komersial dan gedung perkantoran di di New York, Los Angeles dan Boca Raton, Florida.

Presiden AS yang juga menjadi pengusaha ini sebenarnya tak kesulitan untuk membayar kewajiban utang. Pasalnya, Trump melaporkan pendapatan pribadi minimal 594 juta dollar AS untuk 2016. Pendapatan Trump naik dua kali lipat menjadi 1,4 miliar dollar AS di awal tahun 2017.

Pemasukan naik

Komponen terbesar pendapatan Trump berasal dari resor golf dari Trump National Doral di Miami senilai 115,9 juta dollar AS di tahun lalu atau turun 12,87 persen dibandingkan posisi pendapatan senilai 132 juta dollar AS di tahun sebelumnya.

Sementara itu penghasilan dari hotel dan resor lainnya sebagian besar tetap stabil. Misalnya, Trump Corporation selaku perusahaan yang mengelola real estate mencatat perolehan pendapatan senilai US$ 18 juta.

Mar-a-Lago menyumbang pendapatan sebesar 37,25 juta dollar AS, serta pendapatan dari hotel Washington yang terbaru sebesar 20 juta dollar AS. Tak hanya hotel, Presiden AS ini juga memperoleh pendapatan dari bisnis program televisi.

Trump memperoleh pendapatan senilai 11 juta dollar AS dari penjualan kontes kecantikan Miss Universe di tahun 2015. Kemudian, pendapatan dari acara TV The Apprentice senilai 1,1 juta dollar AS.

"Presiden Trump menyambut baik kesempatan untuk secara sukarela mengajukan formulir pengungkapan keuangan pribadinya," kata Gedung Putih seperti yang dikutip Reuters, Sabtu (17/6/2017).

 

Berita ini telah ditayangkan kontan.co.id dengan judul : Utang Trump mencapai US$ 315 juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasang Panel Surya di Medan, APL Yakin Bisa Kurangi 63,5 Ton Karbon Emisi Per Tahun

Pasang Panel Surya di Medan, APL Yakin Bisa Kurangi 63,5 Ton Karbon Emisi Per Tahun

Whats New
Perkuat Bisnis, Farmasi Digital Lifepack Dapat Suntikan Dana Rp 103,3 Miliar

Perkuat Bisnis, Farmasi Digital Lifepack Dapat Suntikan Dana Rp 103,3 Miliar

Whats New
Tingkatkan Riset di Perguruan Tinggi, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,15 Triliun

Tingkatkan Riset di Perguruan Tinggi, Pemerintah Gelontorkan Rp 2,15 Triliun

Whats New
RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

RI dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Sistem Penempatan Satu Kanal PMI

Whats New
Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

Citi Indonesia Perkirakan BI akan Naikkan Suku Bunga Acuan 0,5 Persen Sampai Akhir Tahun

Whats New
Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Kemenperin: Kinerja Industri Kaca Nasional Terus Tumbuh Setiap Tahunnya

Whats New
Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Prospek Profitabilitas GoTo Usai Perluas Kerja Sama dengan Bank Jago

Earn Smart
Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Soal Isu Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat, Kementan: Pemerintah Mengedepankan Kewaspadaan

Whats New
Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Soal Penyesuaian Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia Masih Pantau Harga Avtur

Whats New
Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam 'Leader's Declaration' G20

Y20 Didorong Jadi Solusi Konkret dan Rumusan Rekomendasi dalam "Leader's Declaration" G20

Whats New
Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Harga Mie Instan Melonjak, Kementan Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Krisis Pangan Global

Rilis
Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Nakes Bakal Lebih Dulu Terima Vaksin Dosis Keempat, Kapan untuk Masyarakat Umum?

Whats New
Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Brand Lokal Makin Dilirik, Ini Kisah UMKM yang Raup Cuan melalui Shopee

Smartpreneur
Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Inflasi Imbas Ketidakpastian Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.