Sebelum Diresmikan, Menteri Rini Jalan Kaki Susuri Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Kompas.com - 08/03/2019, 08:21 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno ketika menyusuri ruas tol Bakauheni - Terbanggi Besar dari Gerbang Tol Natar di Bandar Lampung, Jumat (8/3/2019).KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno ketika menyusuri ruas tol Bakauheni - Terbanggi Besar dari Gerbang Tol Natar di Bandar Lampung, Jumat (8/3/2019).

LAMPUNG SELATAN, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo pada hari ini, Jumat (8/3/2019) akan meresmikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung dengan panjang 140,9 kilometer.

Jalan tol yang membentang dari Lampung Selatan hingga Lampung Tengah ini memecahkan rekor yang sebelumnya dicetak oleh Tol Cikopo-Palimanan dengan panjang 116,76 kilometer.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan meresmikan ruas tol terpanjang di Indonesia ini pada pukul 08.30 WIB.

Baca juga: Hari Ini, Jokowi Akan Resmikan Tol Terpanjang di Indonesia

Sebelum diresmikan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno bersama dengan jajaran Direktur Utama BUMN pun menyusuri japanan tol dengan berjalan kaki sepanjang 2 km dari Gerbang Tol Natar pada pukul 06.45 WIB.

"Mumpung belum diresmikan saya ajak jalan kaki lewat jalan tol, kalau sudah diresmikan kan nggak boleh," ujar Rini di Bandar Lampung, Jumat (8/3/2019).

Rini mengungkapkan, sebagai ruas tol terpanjang di Indonesia, proses pengerjaan ruas tol Bakauheni - Terbanggi Besar termasuk cepat.

Baca juga: Siapkan Rp 45 Triliun, Hutama Karya Garap Dua Ruas Tol di Sumatera

Pasalnya, proses pembangunan tol yang dilakukan oleh PT Hutama Karya (Persero) hanya memakan waktu empat tahun, dihitung dari penentuan lokasi yang bahkan belum ada saat itu.

Pesatnya perkembangan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar didorong oleh pengerjaan proyek yang dibagi menjadi empat paket, yaitu Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo sepanjang 39,4 kilometer yang sudah rampun dan telah beroperasi pada Januari 2018 lalu.

Kemudian Paket 2 Sidomulyo-Kotabaru (40,6 kilometer), Paket 3 Kotabaru-Metro (29 kilometer), dan Paket 4 Metro-Terbanggi Besar (31,93 kilometer) sudah rampung pekerjaan konstruksinya pada Desember 2018.




Close Ads X