Dengan CTG Berharga Belasan Juta Rupiah, Startup Ini Coba Tembus Pasar Dunia

Kompas.com - 22/03/2019, 22:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan atau startup asal Indonesia, Sehati TeleCT berkesempatan mengikuti Festival Sout by Southwest (SXSW) di Austin Texas, Amerika Serikat baru-baru ini. Mereka terpilih satu dari tujuh startup yang diboyong Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ke sana.

Co-Founder dan CPO Sehati, Abraham Auzan, mengatakan, dirinya bersyukur bisa ikut ambil bagian dari festival ini dan masuk sebagai delegasi Archipelageek 2019. Selama di sana, mereka memperkenalkan produk unggulan Sehati TeleCT sebagai inovasi karya anak bangsa.

"Yang mempunyai kesempatan mengenal pasar Amerika dan dunia, sekaligus mendapatkan potensi pasar baru berskala internasional," kata Abraham di Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Menurut Abraham, ajang SXSW menjadi wadah atau platform yang baik bagi inovator muda Indonesia untuk unjuk gigi di pasar global. Bekraf selama ini dinilai berperan penting untuk menjaring para pelaku kreatif yang telah siap dengan perangkat promosinya menembus pasar AS dan dunia.

Baca juga: Ada "Infrastruktur Langit", Ma'ruf Yakin 3.500 Startup akan Tumbuh

"Bekraf senantiasa memperkenalkan produk dan talenta kreatif Tanah Air hingga menjangkau pasar yang lebih luas di gelaran internasional, semaca SXSW 2019," ujarnya.

Dia menjelaskan, perusahaannya mempunyai produk unggulan yang kini sudah mulai dipasarkan yakni TeleCTG. TeleCTG merupakan alat yang sudah alami peningkatan dari CTG konvensional, sehingga lebih terjangkau dan portabel. Ini merupakan alat perangkat medis diagnostik yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

"Kami memamerkan revolusi CTG di dunia dan hal ini akan membuat perubahan signifikan untuk masa depan dunia kesehatan. Kami berharap dapat meyebar visi kami ke dunia sebagai tempat yang lebih sehat untuk hidup," tuturnya.

"Sepuluh tahun lalu, mesin CTG yang berukuran besar menjadi salah satu sebab mengapa akses penggunaannya lebih terbatas. Itulah yang ingin diatasi TeleCTG, alat medis berbasis telemedicine. Ini memungkinkan bidan memonitor kesejahteraan janin dan melakukan konsultasi dengan dokter. Karya anak bangsa ini mudah dibawa dan digunakan di terpencil sekalipun," paparnya.

Baca juga: Agar Startup Dilirik Perusahaan Modal Ventura, Ini Syaratnya

Ia menambahkan, respons masyarakat AS dan masyarakat lain terhadap alat medis ini sangat positif. Sehingga, Sehati sangat percaya diri dari semua umpan balik yang diterima ketika festival. Mereka juga yakin kualitas pelayanan TeleCTG di Indonesia mampu menembus pasar global.

"Hadirnya Sehati TeleCTG di festival SXSW membawa misi besar, yakni dapat menjaring mitra strategis dalam pengembangan maupun pemasaran produk telecardioctography berbasis portebel. Kami sudah mendapat penawaran pertemuan lanjuta dengan salah satu NGO asal Amerika yang fokus kesehatan di Afrika. Juga ada perusahaan medical record yang nantinya kami bisa masuk ke dalam integrated sysetem mereka," sambungnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Whats New
Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Whats New
Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Whats New
Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Whats New
Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Smartpreneur
Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Whats New
Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Whats New
Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Whats New
Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Smartpreneur
Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Whats New
Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Spend Smart
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 984.000 Per Gram

Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 984.000 Per Gram

Earn Smart
Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung

Dukung Pendidikan, Telkom Berikan Bantuan Digitalisasi untuk Sekolah di Tarutung

Rilis
Para Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng

Para Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng

Whats New
Menuju Era 'Economic Experience'

Menuju Era "Economic Experience"

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.