Prioritaskan Karier Ketimbang Asmara saat Ada di 4 Kondisi Ini

Kompas.com - 26/04/2019, 12:58 WIB
Ilustrasi pasanganDragonImages Ilustrasi pasangan

NEW YORK, KOMPAS.com - Banyak pegawai, tanpa terkecuali generasi milenial, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional alias work-life balance. Ini termasuk pula kehidupan asmara di dalamnya.

Akan tetapi, menyeimbangkan antara karier dengan asmara kerap tak mudah. Apalagi, dalam kondisi-kondisi tertentu, Anda harus mengedepankan karier Anda ketimbang asmara.

Dilansir dari CNBC, Jumat (26/4/2019), berikut ini adalah 4 kondisi di mana Anda harus memprioritaskan karier Anda ketimbang kehidupan asmara yang selama ini dijalani.

Baca juga: Agar Peluang Karier Terbuka, Jangan Lakukan Ini saat Masih Kuliah

1. Karier Anda baru dimulai

Menciptakan kesan yang baik pada tahap awal karier Anda merupakan hal yang sangat penting. Ini khususnya bila Anda memang ingin menciptakan pertumbuhan karier secara serius.

Oleh sebab itu, ini berarti Anda harus rela lembur, bekerja di akhir pekan, melakukan perjalanan bisnis, hingga menghadiri acara jejaring usai jam kerja.

Jika memang ini keinginan Anda, berbicaralah pada pasangan. Dengan begitu, ia tahu apa yang diekspektasikan dan tidak kecewa bila Anda tak bisa menghabiskan banyak waktu dengannya.

Pastikan pada pasangan bahwa situasi ini bersifat sementara dan beritahu seberapa berartinya pekerjaan ini untuk Anda. Diskusikan cara untuk tetap berkomunikasi dengan baik.

Jadwalkan kencan secara rutin. Jika Anda suatu waktu harus terjaga hingga larut malam, Anda bisa melakukan video call setidaknya selama 30 menit.

Baca juga: Simak, 5 Kunci untuk Menumbuhkan Karier Anda

2. Karier Anda di ujung tanduk

Ketika Anda mengalami banyak situasi sulit di kantor, artinya karier Anda membutuhkan perhatian ekstra. Jika perusahaan Anda dalam kondisi sulit, majulah dan lakukan pekerjaan lebih banyak.

Namun demikian, jika Anda tak bahagia dengan pekerjaan saat ini, maka mulailah mencari dan mengejar kesempatan baru. Jika Anda merasa kinerja Anda belum memuaskan, bicaralah pada atasan dan bertanya bagaimana Anda bisa mendongkrak kinerja.

Dalam situasi demikian, bicaralah pada pasangan dan katakan padanya agar jangan khawatir. Jujur dan realistislah terkait seberapa banyak waktu yang bisa Anda habiskan bersamanya.

Baca juga: Miliki 3 Sikap Ini untuk Kemajuan Karier di Era Disrupsi

3. Anda mencintai karier, tapi Anda lajang dan menginginkan hubungan

Apabila Anda berada pada tahapan hidup di mana pekerjaan Anda menjadi prioritas, maka pasangan Anda harus sangat memahami kondisi ini. Namun, ini tergantung pada bagaimana Anda mengomunikasikan pesan ini dengan jelas.

Anda bisa mengatakan, "Aku saat ini sedang sangat fokus pada karierku. Jika ini bukan masalah untukmu, aku ingin melihat bagaimana hubungan ini akan berlanjut."

Akan tetapi, jika pasangan tidak bisa menerima situasi ini atau mengeluhkan sedikitnya waktu Anda untuk dia, lebih baik tinggalkan saja.

Baca juga: Ingin Sukses dalam Karier, Ikuti 7 Tips Ini di Tahun 2019

4. Hubungan Anda langgeng dan Anda ingin mendongkrak karier

Ketika hubungan asmara Anda berjalan dengan mulus, memilih untuk fokus pada karier adalah ide yang bagus. Namun, ini hanya bisa terjadi jika Anda melibatkan pasangan Anda.

Mulailah dengan berbagi soal tujuan karier Anda dengan pasangan Anda. Bagaimana Anda berencana mencapainya dan apa yang paling membuat Anda bahagia.

Sebenarnya ini percakapan yang sehat, namun tak sedikit pasangan yang gagal melakukannya. Namun, ketika percakapan ini sukses, maka Anda dan pasangan akan semakin saling memahami, komunikatif, dan suportif.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X