Kompas.com - 08/05/2019, 21:12 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution bersama Wakil Presiden  Argentina  di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (8/5/2019) Dok Kemenko Perekonomian Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution bersama Wakil Presiden Argentina di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (8/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menawarkan pesawat terbang produksi PT Dirgantara Indonesia, khususnya jenis NC212 dan N219 kepada Argentina.

Tawaran itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution saat menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Argentina Y.M. Gabriela Michetti di Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Pesawat tersebut bisa difungsikan sebagai pengganti berbagai pesawat di kelas sama yang saat ini dioperasikan di Argentina.

Pesawat NC212 merupakan pesawat angkut yang berukuran sedang dan diproduksi oleh PT DI di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: PT DI Siapkan Kontrak Pembelian CN235 dengan Senegal dan Pantai Gading

Sedangkan pesawat N219 merupakan pesawat penumpang kapasitas 19 orang yang dikembangkan oleh PT DI bersama LAPAN.

Selain menawarkan pesawat terbang, Indonesia juga mendorong implementasi segera kerja sama pertanian kedua negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Darmin, hal ini penting untuk membuka akses pasar produk hortikultura Indonesia.

"Serta, kerja sama mekanisasi pertanian, melalui transfer teknologi alat mesin pertanian Argentina ke Indonesia," kata Darmin.

Di samping itu, Indonesia juga menjajaki pembentukan kerja sama perdagangan bebas dengan Asosiasi Perdagangan Negara-Negara Amerika Selatan atau MERCOSUR.

Sebagai langkah awal, Indonesia mengusulkan dilakukannya Joint Feasibility Study.

Argentina merupakan mitra penting bagi Indonesia karena sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Amerika Latin.

Argentina juga mitra dagang terbesar kedua dari Indonesia di kawasan Amerika Selatan.

Total perdagangan kedua negara pada 2018 sebesar 1,68 miliar dollar AS atau meningkat 17,96 persen dibandingkan 2017.

Adapun Foreign Direct Investment (FDI) Argentina di Indonesia sebesar 0,14 juta dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.