Naik Signifikan, Daya Saing Indonesia di Posisi 32 Dunia

Kompas.com - 29/05/2019, 14:01 WIB
ilustrasi peta Indonesia THINKSTOCKS/NARUEDOMilustrasi peta Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat daya saing Indonesia tercatat naik 11 poin ke peringkat 32 dunia pada tahun 2019. Hal ini berdasarkan pemeringkatan bertajuk IMD World Competitiveness Ranking 2019.

Dalam laporan yang diluncurkan pada Selasa (28/5/2019) di Lausanne, Swiss tersebut, daya saing Indonesia tampak naik signifikan pada tahun ini dibandingkan pada tahun lalu. Tahun 2018, daya saing Indonesia tercatat pada posisi 43 dunia.

IMD menyatakan, Indonesia adalah negara dengan kenaikan daya saing paling pesat di kawasan Asia. Ini terjadi berkat peningkatan efisiensi di sektor pemerintahan dan perbaikan infrastruktur serta kemudahan berusaha.

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Daya Saing Bisnis

Adapun berada pada peringkat pertama dunia adalah Singapura. Pada tahun 2018 lalu, daua saing Singapura berada pada posisi 3 dunia.

"Kawasan Asia Pasifik tumbuh menjadi sumber daya saing. Sebanyak 11 dari 14 negara memperbaiki atau mempertahankan posisi mereka, dipimpin oleh Singapura dan Hong Kong pada pucuk peringkat global," jelas IDM.

Selain kalah dari Singapura, daya saing Indonesia juga kalah dari Malaysia, yang bertahan di posisi 22 dunia. Sementara itu, Thailand berada pada posisi 25, naik 5 peringkat dari posisi 30 pada tahun 2018 lalu.

Baca juga: Kepala Bappenas: Indonesia Harus Kerja Keras untuk Tingkatkan Daya Saing

Adapun daya saing Jepang terpantau turun 5 poin ke posisi 30 pada tahun 2019 ini. Penurunan itu disebabkan merosotnya kondisi ekonomi, kondisi utang pemerintah, dan melemahnya iklim usaha.

IDM menyusun peringkat daya saing negara berdasarkan 4 kategori, yakni kinerja perekonomian, infrastruktur, efisiensi pemerintah, dan efisiensi bisnis. Negara yang memiliki peringkat daya saing terbaik mencatat nilai tertinggi dalam 4 kategori tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X