Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok, Angkutan Lain Justru Melonjak

Kompas.com - 10/06/2019, 14:33 WIB
Dua hari memasuki perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, aktivitas penumpang yang akan mudik Lebaran melalui Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau mulai mengalami peningkatan dari hari biasanya.KOMPAS.com/HADI MAULANA Dua hari memasuki perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, aktivitas penumpang yang akan mudik Lebaran melalui Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau mulai mengalami peningkatan dari hari biasanya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan angkutan umum pada mudik Lebaran 2019 secara umum mengalami kenaikan, kecuali angkutan udara. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu mengungkapkan, jumlah pemudik yang menggunakan pesawat anjlok secara signifikan.

"Sekitar 15 persen (penurunan dibanding periode Lebaran 2018)," ujarnya di Jakarta, Senin (10/5/2019).

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Cari Alternatif Moda Transportasi

Ia menyebut, ada sejumlah penyebab yang membuat anjlok jumlah penumpang pesawat saat periode Lebaran 2019.

Pertama, kurangnya jumlah pesawat yang melayani pemudik. Budi mengatakan, ada pesawat-pesawat yang tidak dioperasikan saat periode mudik yang berakibat banyak masyarakat yang tidak kebagian tiket.

Kedua, Budi juga menyebut bahwa mahalnya harga tiket pesawat pada periode Lebaran menjadi penyebab sektor ini mengalami penurunan penumpang.

Baca juga: Keberangkatan Pesawat dan Penumpang Anjlok saat Mudik, Imbas Tiket Mahal?

Sementara itu, angkutan lainnya justru mencatatkan peningkatan penumpang. Kereta api misalnya naik 9,5 persen, bus naik 10-15 persen, dan kapal 10-15 persen.

"Jadi secara umum meningkat, ketiganya meningkat, kecuali udara," kata Budi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X