IPC Tekan Biaya Logistik lewat Terminal Operating System

Kompas.com - 25/06/2019, 19:29 WIB
General Manajer Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC Cabang Pelabuhan Pontianak, Ari Sugiri, di Pontianak. DOKUMENTASI IPCGeneral Manajer Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC Cabang Pelabuhan Pontianak, Ari Sugiri, di Pontianak.

PONTIANAK, KOMPAS.com- PT Pelabuhan Indonesia II Persero ( IPC), berhasil menekan biaya logistik dengan teknologi digital Terminal Operating System(TOS)

Digitalisasi dengan TOS ini tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, namun juga menghemat penggunaan biaya operasional pengguna jasa.

General Manajer IPC Cabang Pelabuhan Pontianak Ari Sugiri menjelaskan, penerapan teknologi digital di terminal peti kemas Pelabuhan IPC cabang pontianak, berhasil menurunkan biaya angkut kontainer dari sebelumnya Rp 4,6 juta per TEU (satuan unit kontainer ukuran 20 kaki), kini menjadi Rp 2,5 juta per TEU.

“Transformasi di pelabuhan pontianak kami lakukan secara bertahap sejak tahun 2015. Khusus pengoperasian teknologi TOS di terminal peti kemas pelabuhan Pontianak, mulai kami terapkan sejak tahun 2017, dan hasilnya langsung terlihat,” kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (25/6/2019).

Dari sisi kinerja, digitalisasi juga berpengaruh pada kapasitas penangan (throughput) peti kemas yang naik dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan throughput dengan rata - rata 5,4 persen sejak tahun 2010.

“Dengan lahan terminal peti kemas yang tidak bertambah (tetap seluas 4 hektar), penanganan peti kemas pasa tahun 2018 bisa hampir 300.000 TEUs. Bandingkan dengan kinerja terminal peti kemas tahun 2014 yang hanya 176.906 TEUs,” ujar Ari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X