Kompas.com - 10/07/2019, 12:48 WIB
Logo Go-Jek di jaket salah satu driver atau pengendara. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERALogo Go-Jek di jaket salah satu driver atau pengendara.

BANGKOK, KOMPAS.com - Platform penyedia jasa transportasi on demand Go-Jek mendapat suntikan investasi dari Siam Commercial Bank.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (10/7/2019), bank yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Raja Maha Vajiralongkorn membangun hubungan kemitraan yang diharap bisa membantu startup teknologi paling bernilai di Indonesia tersebut mengembangkan layanan keuangannya.

Sementara Siam Commercial bakal mengandalkan pertumbuhan transaksi online untuk membantu meningkatkan pendapatan.

Namun, sumber Bloomberg yang tidak ingin disebut namanya tersebut belum bisa merinci besaran investasi Siam Commercial Bank kepada Go-Jek tersebut.

Baca: Go-Jek Kantongi Pendanaan dari Mitsubishi

Sebagai catatan, bank-bank di kawasan Asia Tenggara nampaknya tengah gencar bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi yang memasuki wilayah mereka, seperti penawaran layanan keuangan mulai dari pembayaran digital hingga pinjaman online.

Sebelumnya, Kasikornbank Thailand telah menginvestasikan 50 juta dollar AS untuk pesaing Go-Jek, Grab, dan kedua belah pihak berencana untuk membangun dompet elektronik bermerek bersama.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Didirikan lebih dari seabad yang lalu oleh kerajaan, Siam Commercial Bank adalah bank lokal tertua di Thailand.

Adapun suntikan dana kepada Go-Jek kali ini merupakan bagian dari pendanaan seri F Go-Jek yang sedang berlangsung.

Startup ini telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar dollar AS pada penutupan pertama putaran tersebut.

Beberapa perusahaan yang telah menanamkan danany di Go-Jek seperti Google Alphabet, JD.com, dan Tencent Holdings, juga Capital Provident.

Terkini, pada Minggu (7/7/2019), Go-Jek mengumumkan investasi tambahan dari Mitsubishi Motors Corp, Mitsubishi Corp dan Mitsubishi UFJ Lease & Finance Co sebagai bagian dari pembiayaan seri F.

Adapun hingga berita ini diterbitkan, Kompas.com belum mendapat konfirmasi dari pihak Go-Jek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

Rilis
Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Spend Smart
Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Work Smart
[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

Rilis
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Whats New
BKN Minta Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk Bersabar, Kenapa?

BKN Minta Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk Bersabar, Kenapa?

Whats New
Bangun Hunian di Jakarta dan Bogor, Adhi Commuter Properti Gandeng Sarana Jaya

Bangun Hunian di Jakarta dan Bogor, Adhi Commuter Properti Gandeng Sarana Jaya

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Pencopet di Angkutan Umum, Ini Cara Mengatasi dan Menghindarinya! | Modus Operandi Maling Perlente

[KURASI KOMPASIANA] Pencopet di Angkutan Umum, Ini Cara Mengatasi dan Menghindarinya! | Modus Operandi Maling Perlente

Rilis
Pendapatan Induk Usaha TikTok Melejit 111 Persen di Tahun 2020

Pendapatan Induk Usaha TikTok Melejit 111 Persen di Tahun 2020

Whats New
Gappri: Revisi PP Tembakau Perburuk Kondisi Industri Rokok

Gappri: Revisi PP Tembakau Perburuk Kondisi Industri Rokok

Whats New
Kini Pemilik Asuransi AXA Mandiri Bisa Konsultasi Kesehatan Gratis

Kini Pemilik Asuransi AXA Mandiri Bisa Konsultasi Kesehatan Gratis

Whats New
Prudential Indonesia Perluas Pemasaran Online Produk Asuransi

Prudential Indonesia Perluas Pemasaran Online Produk Asuransi

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Tip Aman Beli Barang Elektronik Secara Online | COD Tidak Semudah Kedengarannya

[KURASI KOMPASIANA] Tip Aman Beli Barang Elektronik Secara Online | COD Tidak Semudah Kedengarannya

Rilis
Aset Kripto Berpeluang Tumbuh Subur di Indonesia

Aset Kripto Berpeluang Tumbuh Subur di Indonesia

Whats New
Total Gaji Komisaris Astra International Mencapai Rp 1,8 Miliar

Total Gaji Komisaris Astra International Mencapai Rp 1,8 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X