Berapa Sebenarnya Lifting Migas RI?

Kompas.com - 12/07/2019, 19:05 WIB
Ilustrasi: Lapangan migas banyu Urip di Cepu, Jumat (18/8/2017) KOMPAS.com/APRILLIAIKAIlustrasi: Lapangan migas banyu Urip di Cepu, Jumat (18/8/2017)

Pertamina EP : 80 ribu bopd,

PHM : 37 ribu bopd, PHE OSES : 29 ribu bopd

Sementara 65 persen dari total lifting gas nasional disumbang oleh KKKS berikut:

BP Tangguh : 971 mmscfd (174 ribu boepd), COPHI Grissik : 827 mmscfd (148 ribu boepd), Pertamina EP : 768 mmscfd (137 ribu boepd), PHM : 662 mmscf (118 ribu boepd), dan ENI Muara Bakau : 589 mmscfd (105 ribu boepd).

Pada semester II-2019, diharapkan akan ada tambahan produksi dari lapangan YY-ONWJ, Panen-Jabung, dan Kedung Keris-Cepu. Diperkirakan akan ada tambahan sekitar 10.000 bopd.

Selain itu pengeboran sumur baru juga akan dilakulan pada semester II-2019. Hal ini diyakini akan meningkatan lifting seiring dengan estimasi kebutuhan energi yang lebih besar di Semester II 2019.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X