Arus Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Perak Melonjak 218 Persen

Kompas.com - 05/08/2019, 06:14 WIB
Pengiriman gerbong kereta api produksi PT INKA ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (20/1/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPengiriman gerbong kereta api produksi PT INKA ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (20/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus transhupment peti kemas domestik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya meningkat drastis. Berdasarkan data Pelindo III, kenaikan pengiriman peti kemas di semester I 2019 naik lebih dari dua kali lipat ketimbang periode yang sama pada tahun lalu.

“Berdasarkan data Pelindo III, pada semester I 2018 tercatat sejumlah 16.310 boks petikemas. Kemudian pada semester I tahun ini melonjak hingga 35.550 boks mencapai 218 persen year on year (yoy),” ujar Direktur Utama Pelindo III Doso Agung dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/8/2019).

Doso menambahkan, peningkatan terbesar terjadi di Terminal Berlian, Pelabuhan Tanjung Perak, yang dioperasikan oleh anak usaha Pelindo III, BJTI Port. Tahun lalu, jumlah pengiriman peti kemas di terminal tersebut mencapai 9.812 boks dan tahun ini meningkat sebesar 227 persen menjadi 22.349 boks.

Baca juga: Pelindo III Jamin Insiden Crane Ambruk Tak Ganggu Operasional di Terminal Peti Kemas Semarang

Kemudian, untuk arus transhipment petikemas domestik di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada semester I tahun 2018 sejumlah 1.040 boks, sedangkan pada periode yang sama tahun ini meningkat menjadi 2.799 boks.

Sementara itu, di Terminal Teluk Lamong (TTL) pada semester I tahun 2018 sejumlah 5.392 boks dan pada semester I tahun ini meningkat menjadi 9.283 boks.

“Arus transhipment petikemas domestik pada dua terminal tersebut tumbuh tipis. Karena memang segmen bisnis TPS dan TTL lebih banyak melayani petikemas internasional dan juga curah kering untuk di TTL,” kata Doso.

Baca juga: Pelindo III Salurkan Rp 17,5 Miliar untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto, menambahkan rute pelayaran petikemas dari Medan ke Tanjung Perak dengan tujuan akhir Kalimantan/Sulawesi atau sebaliknya menjadi kontributor utama peningkatan petikemas transhipment.

“Pelindo III juga telah menyiapkan lahan seluas 1 Hektar di Terminal Nilam untuk menambah kapasitas pelayanan transhipment petikemas domestik agar pelayanan terus berjalan dengan optimal. Kami akan  melakukan evaluasi dan inovasi layanan untuk meningkatkan kinerja serta memberikan layanan terbaik untuk pengguna jasa,” kata Putut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X