Bappenas: Belanja Barang Lebih Efektif Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 12/08/2019, 18:20 WIB
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. THINKSTOCKSIlustrasi pertumbuhan ekonomi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk belanja barang berperan lebih besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jika dibandingkan belanja modal dan pegawai.

Hal ini terungkap dari hasil kajian yang dilakukan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) terhadap data belanja kementerian/lembaga (KL) pada periode APBN 2016-2017. 

Direktur Keuangan Negara dan Analisis Moneter Kementerian PPN/Bappenas Boediastoeti Ontowirjo, mengungkapkan, setiap satu persen kenaikan belanja barang bisa meningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,08 persen.

Tren itu lebih besar jika dibanding dengan belanja modal dan belanja pagawai, yakni masing-masing 0,03 persen dan 0,01 persen. "Elastisitas belanja barang tertinggi," kata Boediastoeti di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (12/8/2019). 

Baca juga: Menteri Bappenas Soroti Penggunaan APBN yang Sudah Dekati Rp 2.500 Triliun

Boediastoeti menjelaskan, tidak semua belanja barang memberikan dampak secara signifikan. Sebab, dampak positif belanja barang tersebut dipengaruhi tren belanja barang produktif yang nominalnya semakin meningkat. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kajian Bappenas tersebut, setidaknya ada dua belanja barang yang termasuk produktif yaitu peningkatan belanja alat mesin pertanian (alsintan) dan input produksi yang merupakan program dari Kementerian Pertanian (Kementan) .

"Tiap satu persen belanja ini, berkontribusi 0,33 persen peningkatan subsektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di daerah," sebutnya.

Dia menambahkan, belanja yang produktif kedua ialah belanja pengadaan kapal pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ini terbukti dari setiap satu persen belanjanya berkontribusi sebesar 0,13 persen peningkatan subsektor perikanan di daerah.

Baca juga: APBN Harus Efektif Dongkrak Pembangunan Ekonomi Indonesia

Karena itu Bappenas mendorong ke depannya tiap KL menggunkan dananya untuk belanja barang yang produktif. Ujungnya, keputusan itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi tingkat kemiskinan dan mengurangi ketimpangan intradaerah.

"Dengan begitu belanja negara menjadi lebih berkualitas," imbuhnya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.